Proses Pembentukan Calon DOB Papua Barat Tengah Terus Diperjuangkan

Bagikan berita ini

Sorong,Sorotpapua.net – Proses dan perjuangan pembentuk calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah (PBT) di wilayah adat Bomberay Raya sampai saat ini terus diperjuangkan.Dimana tim perjuangan calon DOB PBT bukan saja dibentuk oleh DPR Papua Barat, tetapi juga pemerintah daerah di 4 Kabupaten yaitu Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan Kabupaten Kaimana

Keseriusan itu dibuktikan dengan dilakukanya pertemuan antara Bupati Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan salah satu tokoh fakfak Inyambay disela-sela rapat kerja Bupati dan Wali Kota se-Papua Barat di Hotel Aimas,belum lama ini

Dalam keterangan persnya kepada awak media, Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T mengatakan untuk mempersiapkan perjuangan inii maka perlu dibentuk tim kerja permanen di setiap Kabupaten dituangkan dalam SK Bupati. Kabupaten Teluk Bintuni sudah membentuk tim kerja permanen yang dipimpin mantan Sekda Drs Wim Fimbay.

“Saya berharap Kabupaten Kaimana, Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Teluk Wondama juga bentuk tim kerja permamen, karena nanti kedepan tim kerja ini akan mempersiapkan sesuatu berkaitan dengan data-data potensi daerah, anesasi sampai kajian akademik, sambil menunggu lobi-lobi oleh beberapa tokoh dari Bomberay terkait dengan pemekaran DOB Bomberay Raya atau apa namanya, kita dilapangan sudah kita siapkan,” ucap Petrus Kasihiw kepada media ini, Sabtu (22/10/2022).

Kasihiw beraharap, semangat perjuangan pemerkaran calon DOB Provinsi Papua Barat Tengah atau Bomberay Raya ini terus didukung pemerintah daerah, tokoh-tokoh serta masyarakat daerah setempat untuk nyatakan satu suara.

“Ketika calon DOB ini disetujui pemerintah pusat maka alhamdulilah, Puji Tuhan karena membawa aura tersendiri, nuansa Bomberay Raya itu berbeda dengan daerah lain di tanah papua, kita ini punya nilai toleransi yang tinggi kepada siapa pun yang datang ke daerah ini, perbedaan agama, suku, budaya dan ras itu adalah hal yang biasa, kita punya moyang punya eksistensi untuk kehadiran NKRI, Karena itu kami 4 Kabupaten ini mendukung apa yang menjadi kebijakan bangsa dan negara,” ujarnya(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *