Peningkatkan Pengetahuan Anemia dan Gizi Melalui Peningkatan Personal di 2 Distrik di Bintuni Cukup Efektif

Bagikan berita ini
Wakil Bupati Teluk Bintuni,Matret Kokop,SH Saat Memberikan Sambutan
Wakil Bupati Teluk Bintuni,Matret Kokop,SH Saat Memberikan Sambutan

Bintuni,Sorotpapua.net – Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Bintuni pada tahun 2018 menyebutkan bahwa anemia merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masuk dalam 5 besar penyakit rawat inap.

Dengan adanya kerja sama antara RSUD Teluk Bintuni dengan Gunma University melalui program Peningkatan Status Kesehatan Wanita Melalui Pengembangan SDM Bidang Kesehatan yang didanai Japan International Cooperation Agency (JICA) sejak tahun 2019 hingga 2022 atau 3 tahun terakhir terdapat peningkatan prevalensi anemia.

“Wakil Bupati Teluk Bintuni,Matret Kokop,SH saat memberikan sambutanya pada acara Penutupan Program Peningkatan Status Kesehatan Wanita Melalui Pengembangan SDM Bidang Kesehatan di Kabupaten Teluk Bintuni yang dilaksankan di Aula Misi Kilometer 02 distrik Bintuni mengatakan,berdasarkan hasil evaluasi Tim Pengendalian Anemia setelah 3 tahun program Peningkatan Status Kesehatan Wanita Melalui Pengembangan SDM Bidang Kesehatan berjalan terdapat peningkatan prevalensi anemia dari angka 33 persen menjadi 60 persen di tahun 2022.

Begitu juga kelompok usia wanita subur yang tidak pernah mendengar tentang anemia turun menjadi 18 persen sedangkan wanita usia subur yang mengetahui penyebab anemia meningkat signifikan ke 65 persen dan wanita usia subur yang mengetahui pencegahan anemia meningkat sebanyak 35 persen dari sebelumnya diangka 42 persen ke angka 78 persen.

Hal ini mengindikasikan bahwa program kerja Tim Pengendalian Anemia dalam meningkatkan pengetahuan mengenai anemia dan gizi melalui peningkatan personal di 2 distrik ini cukup efektif dan efisien,” ujar wabup(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *