Almarhum Melianus Naa,Mengawali Karir ASN Tahun 2000 Sebagai Jagawana Dinas Kehutanan XIV Bintuni

Bagikan berita ini

Bintuni,Sorotpapua.net – Kita semua menyadari bahwa kehidupan manusia pada waktunya akan berujung pada Sang Khalik memanggil pulang kita semua kepada haribaan-Nya yang damai.Hal ini pulah yang terjadi pada almarhun Bapak Melianus Naa yang dipanggil mendahului kita semua mengahadap sanga pencipta beberapa hari lalu

Dalam kurun waktu 22 tahun pengabdianya (Alm) Melianus Naa sebagai Aparatur Sipil Negara, seluruh waktu, tenaga dan usianya dihabiskan bagi kemajuan tanah Sisar Matiti.

Dimana awal kariernya di ASN pada tahun 2000,almarhum mengabdi sebagai Jagawana pada Dinas Kehutanan XIV Bintuni.Kemudian seiring karier yang terus menanjak, almarhum dipercayakan menduduki jabatan sebagai pejabat pengawas maupun pejabat administrator pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi selama 6 tahun sebelum menjabat sebagai Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah  Kab. Teluk Bintuni dalam 5 tahun terakhir.

Dalam rentang waktu yang panjang ini, kita semua melihat kinerja dan pengabdian yang baik almarhum terhadap  pemerintah dan masyarakat daerah ini serta sumbangsih nyata almarhum bagi Pembangunan”ujar Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus kasihiw,MT saat memberikan sambutan pada ibadah pelepasan jenazaha almarhum Melianus Naa di kompleks Telkom,Senin(19/9/2022).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, ada keteladanan baik almarhum ketika mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua di hari ini, hendaknya terus meneladani almarhum yang mengisi hidupnya dengan berbagai kebaikan dan karya serta cinta yang tidak pernah pudar kepada tanah ini.

Atas nama Pemerintah Kab. Teluk Bintuni saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Naa yang telah mempersembahkan seorang putera terbaik bagi masyarakat dan daerah ini melalui panggilan pengabdiannya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara hingga akhir hayat. Tapak-tapak karya almarhum telah terukir nyata dalam rekam jejak daerah ini dan kenangan akan pengabdian almarhum tetap terpatri nyata dalam sanubari kami semua.

Secara khusus kepada Ibu Ancie Naa/Notanubun dan keempat anak serta cucu dan saudara-saudari dari almarhum yang ditinggalkan, walau di tengah kedukaan, biarlah karya dan pengabdian almarhum menjadi kebanggaan dan motivasi terbesar untuk terus memberikan yang terbaik selama masih diberi kesempatan untuk hidup. Kiranya keteladanan yang telah almarhum tunjukkan selama hidup dapat menjadi warisan berharga bagi keluarga dan anak-anak.

Akhir kata, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kab. Teluk Bintuni, saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kita, rekan kita (Alm) Melianus Naa, SH. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan! Biarlah damai sejahtera, sukacita, kekuatan, penghiburan dan pengharapan yang melampaui segala akal menjadi bagian kita sekalian yang berduka dalam melewati masa-masa sulit ini”(pw)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *