Tim Resmob Polres Teluk Bintuni Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

Bagikan berita ini
Kanit Resmob Polres Teluk Bintuni,Brigpol Rolando Mangaprouw dan Tim Resmob
Kanit Resmob Polres Teluk Bintuni,Brigpol Rolando Mangaprouw dan Tim Resmob

Bintuni,Sorotpapua.net – Tim Resmob Satreskrim Polres Teluk Bintuni,berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang diduga merupakan pelaku tindak pidana kasus pencurian kendaraan bermotor(curanmor)

Informasi yang dihimpun media ini, ketiga pelaku curanmor berinsial PM(21 tahun ),IG(25) dan TM(21) warga kompleks Tahiti.Ketiga tersangka diamankan sekitar pukul 16.37 WIT.Penangkapan ketiga tersangka dipimpin Kanit Resmob Polres Teluk Bintuni,Brigpol Rolando Manggaprouw

Kapolres Teluk Bintuni,AKBP Junov Siregar S,H.S.IK,M.KP melalui Kasat Reskrim,Iptu Tomi Samuel Marbun S.Tr.K mengungkapkan,ketiga orang ini sudah menjadi target,namun belum mengetahui persis identitas mereka.Tapi tadi siang ada yang melaporkan kehilangan motor,dimana kendaraan motor tersebut berada di tempat penampungan besi tua.

“Setelah Tim mendatangai penampungan besi tua,mereka memberitahukan ciri ciri penjual motor dan ternyata sesuai dengan target tim Resmob,akhirnya tim menangkap mereka.Ketiga pelaku ditangkap didua tempat terpisah,dua pelaku diamankan di kompleks Tahiti dan satu pelaku diamankan di jalan raya Bintuni depan bank BRI kali kodok”

Selain penangkapan tiga orang terduga pelaku ini,tim juga mengamankan dua unit kendaraan motor Yupiter dan Vario.”ujar Tomi Marbun.

Lebih lanjut dikatakan Tomi Marbun,ketiga pelaku merupakan orang asli Bintuni,dan modus seperti ini mereka lakukan berungkali,hanya saja kali ini nasipnya kurang bagus sehingga diamankan tim Buser Polres Teluk Bintuni.

Dan dari hasil pencurian kendaraan bermotor ini digunakan untuk makan,rokok dan minuman beralkohol.Terduga pelaku saat ditangkap lagi mengkonsumsi minuman beralkohol namun saat tidak melakukan perlawanan.

Sedangkan untuk penadah kendaraan bermotor ,pasti akan dimankan.Karena penada sudah mengetahui motor tidak ada surat surat lengkap alias tidak jelas kenapa tetap membeli dengan harga murah sama seperti harga besi tua perkilonya.

Untuk itu,kami menghimbau kepada masyarakat agar sama sama menjaga kertertiban dan kemanan di Tanah Sisar Matiti.Dan untuk masyarakat selalu berhati hati menjaga lingkungan masing masing.Ketika ada kehilangan,segera melaporkan agar segera diambil tindakan dilapangan”harap Tomi Marbun(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *