Diduga Ada Indikasi Kerugian Negara,Kasus Pengadaan Mobil Tangki di BPBD Teluk Bintuni Akan Dinaikan ke Penyidikan

Bagikan berita ini
Kejaksaan dan Insan Pers Saat Coffe Morning
Kejaksaan dan Insan Pers Saat Coffe Morning

 

Bintuni,Sorotpapua.net – Kepala Seksi Pidana Khusus(Kasi Pidsus)Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni,Ramli Amana menegaskan”dalam waktu dekat kasus dugaan korupsi pengadaan mobil tangki damkar di Badan Penangulangan Bencana Daerah(BPBD)Kabupaten Teluk Bintuni akan dinaikan ke tahap penyidikan.

“Sekitar 11 saksi yang kami sudah periksa,baik itu dari pihak ketiga,maupun pihak BPBD,dimana 4 orang dari BPBD .Selain itu,kita juga sudah periksa pihak dealer tempat dimana mobil tersebut dibeli”

Sehingga dengan diperiksanya 11 saksi  dan ditambah dengan dokumen dokumen yang ada,maka menjadi dasar untuk menentukan kasus ini akan dinaikan ke tahap penyidikan”kata Ramli Amana saat coffee morning dengan insan pers di Kantor Kejaksaan,Selasa(9/8/2022)

Lebih lanjut dijelaskan Ramli Amana,sedangkan untuk perkiraan nilai kerugian sesuai dengan hasil estimasi kami,yakni 450 juta.Namun nilai kerugian ini hanya berdasarkan perhitungan penyidik sehingga untuk lebih kompleks atau valid lagi terkait kerugian Negara akan dikoordinasikan lagi ke pihak berwewenang

Nah untuk pengadaan mobil tangki ini,sesuai dengan nilai kontraknya 900 juta lebih.Sehingga nilai kerugian yang kami peroleh tersebut dari harga ril pembelian kendaraan,dikurangi dari nilai kontrak maka kami dapatkan kerugian sebesar 450 juta tersebut”

Ditambahkan Ramli Amana,terkait mobil pemadam kebakaran,memang mobil tangki dan pemadam kebakaran satu paket tapi pihak ketiga yang melakukan pengadaan tersebut berbeda.

Sehingga untuk sementara informasi terkait mobil pemadam kebakaran belum ada,maka kami focus melakukan penyelidikan terhadap mobil tangki yang sudah ada,nyata dan sudah ril ada indikasi kerugian Negara sehingga itu yang dijadikan dasar bagaimana perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan.Nah,nanti setelah tahap penyidikan kemudian nantinya ada pengembangan,maka menjadi penyelidikan tersendiri”kata Ramli Amana(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *