Max Samaduda,Perusada Sudah Siap Tangani Sampah Tapi TPA Masih Dipalang dan Itu Bukan Rananya Kami

Bagikan berita ini
Direktur Perusda,Max Samaduda
Direktur Perusda,Max Samaduda

Bintuni,sorotpapua.net – Direktur Perusda Bintuni Maju Mandiri,Markus Samaduda.S.Sos menegaskan”pihaknya sudah menyelesaikan hak hak karyawan termasuk hari ini membayar gaji karyawan bulan Juni.

“Dan petugas  siap mengangkut sampah tapi Tempat Pembuangan Akhir(TPA) sampah dipalang pemilik hak ulayat, mereka minta 220 juta dan itu bukan rananya Perusda tapi Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup”

“Tugas Perusda hanya mengais(mengangkut) sampah,jadi kalau mereka sudah palang kami tidak bisa berbuat apa apa”ujar Max sapaan akrabnya saat menghubungi media ini,Senin(18/7/2022).

Max lebih lanjut menjelaskan bahwa,sebenarnya karyawan sudah siap bekerja tapi kendalanya di TPA,akhirnya Perusda yang disalahkan sebagai pihak ketiga.

Untuk itu,rencananya kita akan mencari solusi membuang sampah di kilometer 11 di atas Kompi.Bahkan menurut Max,seandainya Pemda belum ada uang untuk membayar hak ulayat maka Perusda akan membayarnya.

“Kami berikan solusi kepada Distrik dan Dinas Pertanahan dan LH jika mereka belum ada uang, maka Perusda yang membayar hak ulayat tapi itu sebagai utang agar palang dibuka.Namun menurut Dinas Pertanahan mereka akan mencari uang untuk menyelesaikanya ”tegas Max.

Nah,saya juga menyoroti salah satu Ketua Organisasi Pemuda yang diduga mencari pangung untuk reputasinya.Seharusnya menurut Max,dia harus mengecek akar permalahan kenapa sampah menumpuk,jangan langsung naikan di media tanpa konfirmasi ke Perusda

“Seharusnya mereka bertanya kepada Dinas Pertanahan maupun Perusda agar mendapat keterangan yang jelas baru naikan di media.”Sampah bukan pangung politik”,jadi kalau mau cari nama maka cari yang benar,investigasi dulu baru bicara”tegas Max.

Ditambahkan,saat sampah diangkut minggu lalu, rincian pembayaran mobil dan lain lain sudah masuk di Perusda sebesar 48 juta.Jadi jangan cuman berbicara kami ini sudah yang angkut sampah tapi yang bayar mobil truk itu Perusda dan hari ini diselesaikan rincian 48 juta tersebut.

Sehingga kalau dikatakan Perusda tidak komitmen dengan penanganan sampah,itu sangat keliru”ujar Max(pw)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *