Kabid Pelayaran dan Penerbangan Dishub Teluk Bintuni,Saifuddin Kasim,ST.M.Si

Safrudin Kasim,Bukan Mangkrak, Karena Kondisi Keuangan Pembangunan Dermaga Tofoi Baru Terealisasi 25 M

Bagikan berita ini

 

Bintuni,sorotpapua.net – Kepala Bidang Perhubungan Laut dan Udara pada Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni,Safrudin Kasim,ST.M.Si menegaskan tidak ada pekerjaan dermaga Tofoi di Distrik Sumuri yang mangkrak.

“Kata mangkrak itu perlu kami luruskan bahwa,pekerjaan dermaga Tofoi akan berjalan terus.Namun perlu dipahami bahwa,dari tahun 2020 sampai tahun 2021 dunia bahkan Negara kita dilanda pandemi covid-19 sehingga berimbas pada keuangan Negara kita”

Jadi yang perlu saya jelaskan bahwa,pekerjaan dermaga Tofoi di tahun 2020 baru senilai 25 miliar itupun baru dibayar lunas tahun 2022 sesuai dengan kontrak”ujar Safrudin kepada wartawan via telepon,Kamis(30/6/2022).

Lebih lanjut dijelaskan Safrudin,Pembangunan dermaga Tofoi membutuhkan anggaran sebesar 56 milir,namun karena kondisi keuangan daerah, makanya baru terealiasi 25 miliar untuk Pembangunan tahap pertama(pemancangan tiang)di tahun 2020.

Untuk tahun anggaran 2021 dan 2022 tidak ada alokasi baru untuk Pembangunan dermaga Tofoi.Hanya saja di tahun 2022 ada alokasi anggaran untuk pembayaran utang kepada pihak penyedia jasa(kontraktor)yang sudah melakukan kewajibanya sesuai kontrak di tahun 2020.

Pernyataan saya ini juga untuk mengklarifikasi pemberitaan di beberapa media online hari ini.Intinya karena kondisi pandemi C-19 yang berdampak pada keuangan daerah sehingga belum dilanjutkan pembangunanya.

Kita berharap di APBD Perubahan nanti ada alokasi anggaran agar Dermaga ini bisa dilanjutkan.Kami memahami APBD induk 2022 sangat terbatas hanya bisa membayar hutang

Sehingga harapan kami dermaga ini nantinya masuk di multiyeras,yakni di APBD Perubahan 2022 dan APBD 2023 sehingga sudah bisa operasional.

Selain itu,saya juga meluruskan pernyataan Kepala Distrik,dimana sebenarnya bukan 2 hektar lahan yang dibebaskan tapi 1 hektar yang sudah dibayar oleh pemerintah daerah kepada pemilik hak ulayat”kata Safrudin Kasim(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *