Diduga Dianiaya Keluarga Suami,Oknum Guru SMP di Meyado Lapor Polisi

Bagikan berita ini

Bintuni,sorotpapua.net – Seorang ibu rumah tangga yang juga guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama(SMP) di Stengkol 3 Distrik Meyado diduga di dianiaya oleh keluarga almarhum suaminya.

Tidak terima dengan peristiwa pengoroyokan dan penganiayaan tersebut, maka korban (S)38 tahun didampingi kuasa hukumnya dari LBH Sisar Matiti melaporkan peristiwa itu ke SPKT Mapolres Teluk Bintuni,Rabu(4/5/2022)

Kuasa Hukum korban,Yohanis Akwan,SH mengatakan,kronologis kejadian terjadi pada tanggal 3 Mei 2022.Dimana saat itu,mertua korban dan beberapa orang ke rumah korban untuk menjenguk cucunya,namun terjadi percocokan mulut antara korban dan para pelaku sehingga terjadilah peristiwa dugaan penganiayaan tersebut

Sebenarnya menurut Akwan,korban sudah berniat baik menerima mertuanya untuk menjenguk cucunya,tetapi entah kenapa terjadi percocokan mulut sehingga terjadilah dugaan penganiayaan itu.Jadi,penganiayaan tersebut dilakukan lebih dari satu orang.

Sehingga atas peristiwa itu,korban menghubungi kami sebagai kuasa hukumnya untuk mendampingi membuat Laporan Polisi(LP).

“Dari peristiwa tersebut,saya ingatkan mertua dan keluarga korban agar jangan lagi mengulangi perbuatan mereka terhadap klien kami. Dan sampai saat ini klien kami merasa trauma sehingga tidak bisa masuk di tempat tugasnya”ujar Akwan.

Peristiwa ini masuk dalam tindak pidana pengeroyokan,dimana dalam pasal 170 KUHP yang berbunyi: (1) Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, di ancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan

Untuk itu kami minta pihak Kepolisian memangil,memeriksa dan menahan para pelaku dugaan pengoroyokan sesuai Pasal 170 KUHP”harap Akwan(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.