Merasa Musrenbang Hanya Formalitas,Kadistrik Se-Teluk Bintuni Minta Kepala Bapelitbangda Diganti

Bagikan berita ini

Bintuni.sorotpapua.net – Kepala Distrik se-Kabupaten Teluk Bintuni merasa Musrenbang yang dilakukan selama ini hanya formalitas.Padahal Musrenbang merupakan sarana tepat untuk program Pembangunan yang merata.

Kalau dikatakan Musrenbang adalah amanat Undang Undang,berarti itu merupakan perintah sehingga hasilnya harus dilaksanakan,lalu pertanyaanya kenapa tidak ada satupun program prioritas kerja Distrik yang diusulkan lewat Musrenbang tidak dimasukan?

“Sejak kami menjabat sebagai Kepala Distrik sampai hari ini,hasil Musrenbang tidak ada satupun berjalan sesuai harapan masyarakat.Sehingga menurut kami,Musrenbang selama ini dilakukan tidak  sesuai dengan amanat Undang Undang”tegas Kepala Distrik Tomu,Fredik Paduai mewakili 28 Kepala Distrik se-Teluk Bintuni saat melakukan aksi di depan Kantor Bapelitbangda,Jumat(11/3/2022).

Lebih lanjut menurut Fredik Paduai,Pemerintahan Distrik merupakan ujung tombak masyarakat,sehingga kalau Bapelitbangda mengundang Distrik untuk mengikuti Musrenbang Distrik tahun 2022,maka harus merekap dulu hasil Musrenbang 2017 sampai sekarang,kira kira mana hasilnya,OPD OPD yang selama ini menjawab hasil Musrenbang tingkat Distrik dimana?

Kemudian,tahun 2018 dan 2019 dilakukan Musrenbang yang menghadirkan DPRD dan saat itu ditandatangani kesepakatan bahwa,apapun terjadi akan ada 3 – 4 program prioritas dijalankan tetapi tidak ada satupun dilaksanakan.

“Untuk itu,kami tidak perlu lagi melakukan Musrenbang karena harus jawab dulu Musrenbang sebelumnya”

Berikut lagi kenapa semua ini gagal,karena Bapelitbangda menganggarkan anggaran begitu besar untuk Musrenbang dan monitoring serta evaluasi dilapangan tetapi mana fungsi kalian.Sehingga penganggaran Musrenbang,monitoring dan evaluasi hanya menghabiskan anggaran

Kalaupun ada kegiatan di Distrik,itu hasil dari usaha atau loby dari kepaal Distrik di Organisasi Perangkat Daerah(OPD)bukan hasil Musrenbang

Sehingga kami minta Kepala Bapelitbangda sampai Kepala Bidang harus diganti.Dan sebelum resafel,kami akan minta Bupati untuk menganti semuanya,”uajr Fredik Paduai

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Distrik Fafurwar,Hanok Way,menurutnya,kinerja Bapelitbangda kurang bagus karena ini merupakan suatu kesengajaan.

Maka kami minta Bupati Teluk Bintuni segera menganti Kepala Bapelitbangda dan digantikan dengan Sekretarisnya”kata Hanok Way.

Sementara Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaporan pada Bapelitbangda Teluk Bintuni,Yusuf Isir,SH saat menangapi aksi para Kadistrik menyampaikan permintaan maaf karena Kepala Bapelitbangda dan Sekretaris saat ini lagi menjalankan tugas di Manokwari sehingga tidak bisa bertemu para Kepala Distrik.

“Kami tidak dalam posisi menjawab,tetapi sebentar juga akan melaporkan kepada pimpinan”

Kemudian terkait pelaksanaan Musrenbang,itu semua sudah menjadi keputusan para Kepala Distrik,sehingga mari sama sama menjalani.Tetapi mungkin ada berita acara sama sama menandatangan sebagai dasar.

Sementara terkait dengan rekap hasil Musrenbang,kita akan lakukan.Dan kalau ada metode baru terkait pelaksanaan Musrenbang akan menjadi perhatian kami.Sedangkan masalah kinerja,itu bukan kapasitas kami untuk menjawab nanti disampaikan kepada pimpinan”kata Yusuf isir

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Teluk Bintuni,DR.Alimudin.MM dihubungi media ini via tellepon dan watshapp tetapi sampai berita ini ditrunkan belum merespon

Dari pantauan media ini,jumlah Kepala Distrik yang melakukan aksi di depan Kantor Bapelitangda sekitar 16 orang,sedangkan 8 orang tidak hadir namun semuanya sudah menyepakai aksi hari ini(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.