Tanah Tempat Pijakan Tiang Perancah Jembatan Meyof Tergeser Akibat Terkikisnya Air Banjir Mengakibatkan Jembatan Ambruk

Bagikan berita ini

 

Bintuni,sorotpapua.net – Akibat curah hujan deras selama tiga hari berturut turut mengakibatkan banjir sehingga tanah tempat pijakan tiang perancah jembatan Meyof tergeser oleh terkikisnya air banjir

“Jadi tanah tempat pijakan pemancah jembatan Meyof di Distrik merdey tergeser akibat terkikis oleh air banjir ”ujar Pimpinan PT Alfa Joy,Aslon Siagian kepada wartawan via tellepon,Minggu(27/2/2022)

Selama ini menurut Siagian,pihaknya selalu berkonsultasi dengan Konsultan tetapi karena curah hujan dalam waktu tiga hari mengakibatkan tanah tempat pijakan perancah tergeser akibat air.Kalau tanah tidak tergerus pihaknya meyakini tiang pemancah tidak disapu banjir.

Pengerjaan jembatan Meyof juga kata Siagian sudah sesuai dengan RAP dan masih dalam tahap pelaksanaan sehingga sesuai rencana di tahap ketiga nanti maka tanggal 31 Desember akan fungsional.

Sehingga kedepan pihaknya masih menungu surutnya air sungai Meyof untuk mengangkat tiang dan besi.Namun jika ada bahan material yang rusak atau bengkok akan diganti dan langsung melakukan eksen kembali karena baru tiga tahap yang dikerjakan”kata Siagian

Lebih lanjut menurut Siagian,phaknya tetap bertangunggjawab jika kedepan ada hal hal yang tidak diinginkan.Tapi kami optimis jembatan tersebut akan fungsional dan tidak terjadi sesuatu apapun,karena kejadian hari Sabtu itu merupakan kejadian alam(musibah-red)

Kita akan buktikan bahwa kami bisa karena sudah berpengalaman, kejadian kemarin hanya karena factor alam saja.Dalam waktu dekat ini kami bersama dinas terkait ke Merdey untuk melihat apakah material tersebut bisa dipakai atau tidak,kalau seandainya tidak layaka maka kami akan mengantinya.

Pada intinya,tiang bengkok atau rusak akan diganti.Kita tidak akan lari karena kami melakukan ini dengan penuh tangunggjawab.Sekali lagi kejadian hari Sabtu kemarin karena musibah saja(alam-red)(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.