FL Apresiasi dan Dukung Penerapan Disiplin Oleh Bupati Kepada ASN

Bagikan berita ini

Bintuni,Sorotpapua.net – Salah satu Politisi mudah Kabupaten Teluk Bintuni,Frans Lusianak mengapresiasi dan mendukung Bupati dan Wakil Bupati dalam menerapkan disiplin kepada Aparatur Sipil Negara(ASN)Dilingkungan Pemkab Teluk Bintuni

Karena menurutnya,didalam kehidupan masyarakat, birokrasi menjadi aktor yang berperan penting dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan.Secara politik, pemerintah sebagai penanggung jawab moral yang tentunya mampu mengontrol dan melakukan pembinaan agar dalam pelaksanaannya, sistem birokrasi dapat mengakomodir semua kepentingan dan pelayanan publik secara profesional dan menjunjung tinggi nilai moral dan etika serta memiliki etos kerja dengan jiwa melayani.

“Statmen dan sikap tegas beberapa hari terakhir yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni memasuki periode kedua kepemimpinannya, dalam “merapikan” birokrasi di negeri Sisar Matiti patut diapresiasi”.

Sebagai politisi yang berada di barisan PMK2,tak terpisahkan dari pemerintahan,sehingga sangat mendukung tindakan tersebut guna merealisasikan dan mewujudkan kebijakan politik lewat visi misi yang merupakan harapan dan cita-cita rakyat negeri yang kaya akan hasil migas,”tegas FL

Lebih lanjut ditegaskan FL,jika tugas yang diemban tidak mampu dilaksanakan dengan baik, bagaimana kita dapat mengukur loyalitas para birokrat kepada rakyat yang dilayani serta kepada Bupati dan Wakil Bupati sebagai pimpinan di negeri ini?!?

Tentu kita tidak menginginkan legitimasi birokrasi kita runtuh dimata rakyat karena tidak mampu menjalankan tugas dan fungsi secara rasional dan mengabaikan sikap inpersonalitas. Sebaliknya, rakyat mengharapkan peran birokrasi yang bersih, aktif, produktif dan responsif yang bermuara pada kepentingan seluruh rakyat di 265 kampung, wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.

Untuk itu,FL mengajak Pimpinan tingkat distrik hingga SKPD dari level bawah sampai kepala Dinas,Kabag,Kabid dan lain sebagainya untuk bersinergi tanpa menonjolkan ego sektoral sehingga 10 program prioritas serta suluruh program pembangunan yang tertuang dalam RPJMD periode ke dua ini dapat terealisasi walaupun kita masih dihadapkan pada pandemi covid-19 yang masih merongrong kehidupan rakyat dan memporakporandakan ekonomi,”ujar RL(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.