Judi Sabung Ayam dan Judi Dadu di Teluk Bintuni Nyaris Tidak Tersentuh Hukum?

Bagikan berita ini

Bintuni,Sorotpapua.net – Perjudian 303 sabung ayam dan judi dadu makin marak di Kabupaten Teluk Bintuni.

Berdasarkan laporan masyarakat,wartawan langsung melakukan investigasi di lapangan,ternyata benar puluhan orang asik bermain judi dadu dan sabung ayam,Minggu(5/12/202)

Tempat perjudian di area SP 3 jalan masuk samping PT Paradiso.Permainan judi di tempat tersebut sudah berlangsung lama

Dan parahnya lagi,perjudian ini terkesan kabal hukum,karena selama ini bebas menjalankan aktivitas perjudian.Disisi lain juga para penjudi tidak menjalankan protokol kesehatan.

Sementara itu,Direktur Lembaga Bantuan Hukum(LBH) Sisar Matiti,Yohanes Akwan saat diminta tanggapanya,Minggu(5/12/2021)menegaskan”judi adalah perbuatan melawan hukum sebagaimana di atur dalam UU 303 ayat 1,2 dan 3

“Disitu sangat jelas di atur ancaman kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah.

Dalam pasal 1. Barang siapa menggunakan kesempatan untuk main judi, yang diadakan dengan melanggar peraturan pasal 303;

Dan pasal 2,Barang siapa ikut serta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang berwenang.

Direktur LBH Sisar Matiti,Yohanes Akwan,SH
Direktur LBH Sisar Matiti,Yohanes Akwan,SH

Sehingga kita harus kembali jadikan Teluk Bintuni sebagai Kabupaten yang bebas dari perjudian.Dan diharapkan pihak Kepolisian segera mengambil hukum terhadap oknum oknum yang terlibat di dalamnya

Apalagi kata Anis Akwan,salah satu visi misi pemerintah ingin menjadikan Teluk Bintuni sebagai Kabupaten religius.Maka otomatismasyarakat diwilayah ini harus taat beribadah dan tidak boleh dipertontonkan hal hal kotor seperti itu.Makanya visi dan misi bupati dan KUHP 303 ayat 1,2 dan 3 harus diwujudkan,”ujar Anis Akwan

Ditambahkan,KUHP 303 sudah sangat jelas bisa memanjarakan pihak pihak yang terlibat melakukan perlawanan hukum yakni perjudian.Ini harus diberantas dari Bintuni tidak boleh diberikan ruang.

“Ini adalah praktek praktek buruk yang sengaja dimainkan oleh oknum oknum di Bintuni,”sehingga harus diberantas tidak boleh ada pengecualian.Siapaun terlibat didalamnya harus diseret ke ranah hukum”tegas Anis Akwan(TEAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.