Albert Anofa Duga Demo di DPRD Kemarin Didalangi Oknum Pejabat Diaspora

Bagikan berita ini

 

Bintuni,Sorotpapua.net – Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni,Drs.Albertus Anofa menegaskan,aksi demonstrasi yang dilakukan sekelompok orang di DPRD Teluk Bintuni(Kamis 19/8)diduga didalangi oleh orang dalam Diaspora.

“Itu demo sekelompok orang mengatasnamakan masyarakat yang didalangi oleh oknum pejabat di Dinas Pendidikan.Kemungkinan oknum pejabat tersebut mencari nama,”

Jadi demo tersebut dilakukan karena keinginan atau usulan(proyek-red) saya tolak sehingga terjadilah demo itu.Nah,salah satunya  oknum pejabat di Diaspora yang menjadi dalang dibalik demo tersebut,ujar Albert Anofa kepada media ini via tellepon,Kamis(19/8/2021)

Lebih lanjut ditegaskan Albert Anofa,kenapa demo tidak dilakukan di Dinas Pendidikan? Karena solusinya ada di Dinas dan Bupati.Apalagi yang memegang spanduk adalah tukang atau pekerja bangunan sehingga demo tersebut atas kepentingan pribadi karena usulan mereka ditolak.

Nah,kalau bicara pelayanan public,semuanya jalan lancar.Kalau belum sempat ketemu saya tetapi pelayanan public kan jalan seperti biasa,terus pelayananya macet dimana?.

Harus disadari bahwa, saat ini kita masih dilanda pandemic Covid-19,sehingga protocol kesehatan masih diterapkan.Apalagi menurut Albert Anofa ada pemberlakukan Work From Home(kerja dari rumah) dan PPKM,jadi itu menjadi dasar,semua kan ada aturanya.

Ditambahkan,terkait dengan Ketua PGRI,saya akan panggil yang bersangkutan sebagai atasanya untuk mempertangunggjawabkan dan menunjukan bukti kesalahan saya dimana.

“Intinya ini permainan salah satu oknum pejabat di Dinas Pendidikan untuk mencemarkan nama baik saya.Kalau dibilang demo kemarin ada tokoh adat dan masyarakat,maka saya tegaskan bahwa tidak ada,yang ada oknum tukang ojek dan tukang kayu dan itu merupakan orang orangnya oknum pejabat di Diaspora yang mendalangi aksi demo tersebut,”tegas Albert Anofa(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *