Covid – 19 di Teluk Bintuni Meningkat,Penerapan PPKM Solusi Tepat

Bagikan berita ini

Bintuni,Sorotpapua.net-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan sebuah aturan kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan oleh pemerintah,hal ini muncul semenjak meluasnya wabah pandemi covid-19 di Indonesia.

Di Kabupaten Teluk Bintuni sejak covid-19 tahap dua mulai mengalami lonjakan,pemerintah daerah mulai memberlakukan PPKM semenjak tanggal 1 Juli 2021 dan kemudian diperpanjang lagi mulai tangal 13 Juli 2021 lalu.

Surat Edaran bernomor: 045/115/Wabup-TB/2021 tentang PPKM,ASN,TNI-POLRI,Karyawan BUMN/BUMD/BUMS dan mengoptimalkan Posko penanganan Corona Virus Disease di Kabupaten Teluk Bintuni.Penerapan PPKM sendiri sejauh ini dianggap dapat menahan lajunya penularan Covid-19 di Teluk Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw,MT menekankan wajibnya pelaksanaan gerakan 5 M,yaitu,memakai masker,mencuci tangan mengunakan sabun dengan air yang mengalir atau mengunakan handsanitizer,menjaga jarak,mejauh kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi,

“Saya minta semua pihak waspada,tetap tenang dan tidak panic namun meningkatkan kewaspadaan,tidak membuat/menyebarkan infromasi yang tidak akurat atau tidak berasal dari sumber resmi,”

Dan Satuan Polisi Pamong Praja berkoordinasi dengan TNI-POLRI,Satgas Covid-19,tokoh agama,masyarakat dan tokoh adat agar meningkatkan pembinaan,pengawasan,penertiban hingga penindakan selama pelaksanaan PPKM sesuai dengan peraturan yang ada,”tutup Bupati.

Sementara itu,sampai hari Minggu tanggal 18 Juli 2021,jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 1648.Sedangkan 1069 telah dinyatakan sembuh dari Covid-19,meninggal 17 orang.Selanjutnya kasus isolasi 495 serta pemeriksaan PCR 15.436(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *