Kepala Bapenda Teluk Bintuni Launching  Lomba Kampung PBB Berbonus

Bagikan berita ini
Ka Bapenda.Drs Ahmad Rahanyamtel Saat Menjelaskan Lomba PBB Berbonus
Ka Bapenda.Drs Ahmad Rahanyamtel Saat Menjelaskan Lomba PBB Berbonus

Bintuni,SorotPapua.net – Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Bintuni membayar PBB,Kepala Badan Pendapatan Daerah Teluk Bintuni,Drs.Ahmad Rahanyamtel melaunching lomba kampung Pajak Bumi Bangunan(PBB)berbonus di lima kampung pada wilayah Distrik Manimeri dan Bintuni Timur

Acara launching ini sendiri didikuti oleh Aissten Dua Setda Kabupaten Teluk Bintuni,I.Putu Suratna dan beberapa Kepala OPD dilingkup Pemkab Teluk Bintuni di aula Kantor Dinas Perhubungan,Selasa(29/6/2021).

Selain menumbuh kesadaran mambayar pajak,Launching yang dilaksanakan oleh Kepala Bapenda ini juga sebagai peserta Diklat PIM II Angkatan VII Tahun 2021 di PUSLATBANG KMP LAN Makassar.

Lima kampung tersebut diantaranya,Kampung Waraitama(SP1).Kampung Korano Jaya(SP2),Kampung Bumi Saniari(SP3) dan Kampung Banjar Ausoy(SP4).Sedangkan Satu Kampung di Bintuni Timur yakni Kampung Argosigimerai(SP5).

Ini merupakan implementasi inovasi berjudul”Pajak Bumi dan Bangunan Berbonus,yang disingkat PBB Berbonus.Ini juga merupakan kajian bersama antara coach Lembaga Administrasi Negara(LAN),Mentornya dari Kabupaten Teluk Bintuni dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Teluk Bintuni sebagai peserta Diklat PIM II dari Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2021.

Menurut Ahmad Rahanyamtel ,PBB berbonus adalah sebuah inovasi layanan PBB untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya PBB bagi masyarakat.Inovasi ini memberikan layanan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan(PBB)atau PBB merupakan kewajiban warga masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni yang harus disetorkan ke rekening  KAS Umum Daerah sesuai dengan peraturan perundang undangan.

Jadi,masyarakat yang membayar PBB tepat jumlah dan tepat waktu berarti sudah ikut membangun Kabupaten Teluk Bintuni,walaupun PBB yang dibayarkan hanya sedikit sesuai dengan kepemilikan tanah dan bangunan.

Nah,masyarakat kampung yang membayar PBB tepat jumlah dan tepat waktu secara keseluruhan akan memperoleh bonus dari Pemda Kabupaten Teluk Bintuni melalui Bapenda.Menurut Rahanyamtel,bonus berupa kebutuhan kampung yang dianggap penting dan mendesak,bonus ini bukan untuk perorangan tapi untuk kampung.Bonus yang diterima oleh masyarakat kampung yang membayar PBB tepat jumlah dan tepat waktu dalam jumlah yang wajar sja,sesuai peraturan perundang undangan.

Sesunguhnya inovasi berbonus ini memiliki maksud sebagai berikut,untuk memberikan informasi dan pesan kepada masyarakat agar masyarakat bersemangat dan berkeinginan untuk membayar PBB sebagai warga masyarakat yang baik

“Sedangkan tujuanya menurut Rahanyamtel lagi bahwa,untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sector PBB,”ujar Rahanyamtel

Lebih lanjut dijelaskanya,untuk waktu pelaksanaanya adalah,Milestone jangka pendek,6 bulan meliputi 5 kampung dalam dua Distrik.Milestone jangkah menengah,1 tahun meliputi 50 kampung dalam 10 Distrik dan Milestone jangka panjang,5 tahun dan seterusnya meliputi semua kampung dan kelurahan dalam semua Distrik dalam wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.

Sedangkan dari sisi anggaranya yakni,Janhka pendek,bersumber dari sumbangan sukarela dari berbagai stakeholder.Sedangkan jangka menengah dan jangka panjang dianggarkan dalam APBD Kabupaten Teluk Bintuni pada tahun anggaran berkenan.

Harapan saya,mari kita semua menyambut program dan kegiatan inovasi dimaksud dan mendukung dalam pelaksanaanya,baik dari tahapan Milestone jangka pendek,menengah maupun Milestone jangkah panjang yang sangat bermanfaat bagi Kabupaten Teluk Bintuni yaitu,keikutsertaan masyarakat membangun Bintuni dengan cara membayar PBB.Dan dengan adanya upaya peningkatan pendapatan asli daerah dari sector PBB sebagai modal penguatan Pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni yang kita cintai,”harap Rahanyamtel(mir/pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *