Bantah ada Pencemaran,Yono :Kotoran Sapi Langsung Diolah Jadi Kompos Untuk Tanaman

Bagikan berita ini

 

Bintuni,SorotPapua.net – Koordinator Peternak Sapi,Yono membantah usaha peternakan sapi milik beberapa pemegang saham yang berada di areal rumah dinas Wakil Bupati dan Rumah Tamu Negara mencemarkan lingkungan.

Yono mengkalim di areal peternakan tidak terasa aroma tidak sedap dari kotoran Sapi.Klarifikasi ini sekaligus membantah pemberitaan di sejumlah media online terkait pencemaran dari usaha peternakan tersebut.

“Saat ini di lapangan tidak terasa ada aroma tidak sedap dari kotoran ternak sapi yang berjumlah 50 ekor ini.Areal ini luasnya 23 hektar yang nantinya dijadikan untuk peternakan,”kata Yono

Lebih lanjut menurut Yono ,di areal ini juga pihaknya sedang melakukan pembuatan lahan kebun kelapa jenis Pandan Wangi Thailand dengan buah-buahan.

Tujuan usaha mereka (pemegang saham-red) membuat percontohan usaha di Bintuni dengan harapan dapat di contoh oleh masyarakat Teluk Bintuni.Nah,contoh usaha yang akan dikembangkan seperti peternakan sapi,pengembangan ikan mujair,nila,gurami,perkebunan kelapa,buah buahan dan tempat agro wisata

Sementara untuk lahan menurut Yono,sudah ada pelepasan tanah adat, dan lagi pengurusan sertifikat dengan total areal 50 hektar. Sedangkan untuk pengurusan ijin,belum di urus karena kendala situasi politik yang belum stabil dan pandemi covid-19.Namun kami mengupayakan ijinya nanti

Pemerintah belum pernah melakukan diskusi terkait usaha ini.Pernah kita didatangi Dinas Pertanian dan PTSP tetapi hanya sebatas memeriksa.

Untuk itu kami tekankan bahwa, kotoran dari peternakan ini tidak berceceran di jalan raya, itu mungkin kotoran ternak orang lain. Karena kotoran yang dihasilkan oleh sapi yang kami kelola  langsung di olah menjadi kompos untuk tanaman,”tutup Yono(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *