Bupati Bintuni Bertemu Tiga Dirjen,Kemenhub Pastikan Pembangunan Transportasi Jadi Prioritas Utama

Bagikan berita ini

Jakarta,SorotPapua.net -Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw didampingi anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H dan Kabid Pelayaran dan penerbangan Dinas Perhubungan Teluk Bintuni,Saifuddin,ST,M.Sibertemu staf khusus bidang hubungan antar lembaga Kementrian Perhubungan RI Mayjen TNI MAR (Purn) Buyung Lalana  bersama pimpinan direktorat tiga matra yakni Dirjen Perhubungan Laut, Darat dan Udara di ruang rapat kemehub, Selasa (2/3/2021) .

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu membahas terkait sejumlah program pemerintah terkait pembangunan infrastruktur sarana transportasi yang dibutuhkan di negeri Sisar Matiti.

Dijelaskan Buyung bahwa pembangunan transportasi yang menjadi prioritas di seluruh tanah air salah satunya di Kabupaten Teluk Bintuni. Sebagaimana program pemerintah untuk pembangunan pada tiga tipe yaitu, terpencil, terdepan dan perbatasan diutamakan dalam bidang infrastruktur transportasi.

“Kehadiran Pak Bupati Teluk Bintuni disini, saya selaku staf khusus bidang hubungan antar lembaga mengajak teman-teman Dirjen tiga matra untuk menampung persoalan yang dihadapi masyarakat Teluk Bintuni, intinya adalah kita merespon itu dengan saling berdiskusi” ucap Buyung Lalana.

Lebih lanjut dikatakan Buyung bahwa aspirasi atau kemauan yang disampaikan Bupati Teluk Bintuni terus berkoordinasikan supaya melihat infrastruktur mana lebih diprioritaskan, karena Kabupaten ini merupakan daerah yang punya nilai strategis dibidang pertambangan, juga pertanian dan perikanan.

“Kabupaten Teluk Bintuni merupakan daerah penyumbang pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat indonesia sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah pusat untuk membantu faktor penunjang seperti pembangunan sarana transportasi yang dibutuhkan, nah dengan dibangun sektor penunjang maka membangkitkan ekonomi nasional” ujarnya.

Sementara itu Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw,M.T mengapresiasi langkah kementrian perhubungan yang dua hari berturut-turut menerim rombongan dari Kabupaten penghasil migas ini untuk menyampaikan keluhan atau persoalan sarana trasnportasi yang dihadapi masyarakat setempat.

“Teluk Bintuni ini dapur nasional, dapur Papua Barat ada kawasan industri strategis nasional sehingga perlu dukungan transportasi bandara, pelabuhan dan juga transportasi penyebrangan dalam teluk baik darat maupun laut supaya inventasi di Bintuni itu bisa tumbuh lebih cepat dari saat ini” jelas Bupati Petrus Kasihiw.

Dikatakan Kasihiw bahwa jika pemerintah pusat melalui kementrian perhubungan bisa membantu Kabupaten Teluk Bintuni dengan menggelontarkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur transportasi maka ekonomi meningkat, hasil usaha masyarakat dapat terpasarkan.

“Itulah sebabnya kenapa saya ada disini bersama teman-teman OPD teknis untuk mendorong pembangunan di Bintuni dibidang transportasi laut, darat dan udara, saya akan mempersiapkan apa yang dibutuhkan pihak kementrian, karena ini juga visi-misi saya sehingga harus jadi prioritas” pungkasnya

Bupati Teluk Bintuni dua periode itu menegaskan kepada dinas perhubungan untuk menyiapkan studi kelayakan dan data fisik lainnya untuk pengembangan pelabuhan muturi, bandara meyado, pelabuhan Bintuni, bandara Babo, angkutan darat serta sungai.

Pantauan media ini, dalam presentasi garis besar yang disampaikan dinas perhubungan Teluk Bintuni tentang rencana pembangunan Bandara Meyado, Babo, pelabuhan Muturi, Bintuni dan angkutan sungai sangat direspon positif para Dirjen kemenhub yang hadir, mereka bersedia membantu dalam program asalkan memenuhi persyaratan(koreri.com/pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *