Hari ini Tim Hukum PMK2 Masukan Bukti Tambahan dan Siap Bantah Dalil Dalil Pemohon

Bagikan berita ini

Jakarta,SorotPapua.net – Hari ini tanggal 2 Februari 2021 pukul 15.45 WIT tim hukum Pasangan Calon Nomor Urut 2 Petrus Kasihiw dan Matret Kokop(PMK2) dengan nomor perkara 95 memasukan alat bukti dan keterangan dari pihak terkait.

“Iya hari ini kami masukan bukti bukti dan keterangan dari pihak terkait mengingat besok(tangal 3 red-)adalah agenda sidang lanjutan sengketa perselisihan pemilihan kepala daerah Kabupaten Teluk Bintuni,”Ujar Tim Hukum PMK2,Rahmat Taufit kepada Sorotpapua.net,Senin(2/2)

Lanjut Taufit,untuk agenda sidang tanggal 3 adalah mendengarkan keterangan dari termohon,pihak terkait dan keterangan dari Bawaslu.Sehingga untuk sidang lanjutan besok,sampai saat ini tidak ada kendala dan tim hukum PMK2 sudah sangat siap

Tim Hukukm PMK2 akan membantah beberapa tuduhan yang sudah disampaikan oleh nomor urut 1(AYO) diantaranya tentang pasal 71 tentang mutasi pejabat.Dimana,sudah ada surat edaran bahwa bendahara tidak termasuk dalam pejabat seperti yang disampaikan oleh pemohon.

Selain itu lagi terkait tuduhan tentang dugaan pegusiran saksi.Nah, disitu kami akan bantah bahwa saksi yang dimaksud bukan di TPS tersebut.Hal ini juga sudah dijelaskan oleh Bapak Simon Dowansiba bawah,orang baru tersebut masuk di malam hari di Dataran Beimes,apalagi ini masa pandemi sehingga masyarakat takut ada penularan serta berikut lagi besoknya ada pencoblosan,sehingga dikhawatirkan terjadi money politik untuk memilih satu calon paslon.

Nah,semua dalil dalil yang dituduhkan pastinya tim hukum akan membantahnya.Termasuk Kampung Refideso,karena saat pencoblosan sudah sesuai aturang dan disaksikan oleh saksi KPPS,Pengawas dan saksi mandat paslon.Sehingga semuanya berjalan sesuai prosudur tidak seperti yang dituduhkan oleh paslon 1,”tegas Rahmat Taufit

Jadi yang kami masukan di Mahkama Konstitusi adalah bukti bukti dan fakta yang terjadi dilapangan bukan mengada ngada.

Untuk itu,kami berharap masyarakat Bintuni terutama simpatisan PMK2 bersabar karena proses masih berjalan.Apalagi tanggal 3 kita sampaikan keterangan dihadapan hakim MK.Dan setelah kita lakukan kajian kajian dan pertimbangan terhadap permohonan pemohon tanggal 27 Januari lalu kami berpendapat bahwa semuanya mengada ngada sehingga kami sangat optimis memenangkan perkara ini,”tegas Rahmat Taufit(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *