Survei IPS Bulan November 2020, PMK2 Unggul 51,9 Persen

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net –Hasil survey Indonesia Presidential Studies(IPS)di bulan November 2020 menempatkan pasangan Petrus Kasihiw dan Matret Kokop di posisi 51,9 persen.Sedangkan rivalnya Ali Ibrahim Bauw dan Yohanis Manibuy di angka 29,1 persen.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies(IPS),Arman Salam,SSI,MA mengungkapkan,pada survey yang dilakukan pada akhir November 2020 lalu dengan margin error 4,8 persen.Diman elektabilitas PMK2 51,9 persen sedangkan AYO 29,1 persen sehingga selisih kedua kandidat ini sebesar 22,8 persen.

Nah, jika dibandingkan survei sebelumnya di bulan September 2020,elektabilitas PMK2 meningkat cukup drastis dari angka 32,9 persen menjadi 51,9 persen. Sementara pasangan AYO mengalami tekanan elektabilitas dari angka 36,8 persen menjadi 29,1 persen,”.

Pergeseran dukungan tersebut menurut Arman Salam,dipengaruh dinamika saat kampanye sehingga mengecilnya undecided voters,”katanya.

Lebih lanjut dijelaskan Arman Salam,dukungan kepada pasangan PMK2 mendominasi di seluruh segmen masyarakat yang meliputi daerah pesisir,pegunungan dan daratan.Ini adalah hal yang wajar karena PMK2 yang merupakan petahana mampu menarasikan atau mensosialisasikan program program kepada masyarakat di massa kampanye.

Keberhasilan PMK2 dalam menyampaikan capaian Pembangunan ditunjukan dalam survey yang mana 52,6 responden menginginkan PMK2 kembali memimpin Teluk Bintuni di periode 2020 – 2024. Dengan basis dukungan aktif yang melebihi 50 persen,maka sulit bagi penantang untuk menyalip atau membalikan keadaan,”tutup Arman Salam.

Sementara,Direktur Komunikasi Politik IPS,Andrew Yuen menambahkan, di sisah waktu menjelang pemilihan hampir dipastikan sulit bagi AYO mengubah peta dukungan karena selisinya cukup jauh yakni,22,8 persen.

Pada massa kampanye PMK2,cukup konsisten dalam menyampaikan capaian Pembangunan dan menawarkan program program lanjutan apabila terpilih kembali.Hal ini relative berbeda dengan dengan kompetitornya yang lebih insentif melakukan kritik maupun serangan,”ujar Andrew Yuen

IPS merupakan lembaga nirlaba yang konsen dibidang social,demokrasi,system pemilihan dan Pembangunan.Ini merupakan lembaga yang independen sudah berhasil melakukan survey survei ilmianya di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia.IPS berkantor di yang dinakhodai oleh direktur eksekutif,Nyarwi Ahmad,Ph.D(pw)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *