Nelayan di Kabupaten Teluk Bintuni Diperbolehkan Kembali Melaut

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net – Keluarga besar Fimbay,Manibuy,Masumbau,Kemon Maboro dan Idorway pada tanggal 18/11 di kediaman Robert Manibuy telah melakukan musyawarah keluarga dengan menghasilkan beberapa keputusan.

Rasyid Fimbay yang ditunjuk sebagai juru bicara saat membacakan surat klarifikasi menegaskan,”menyesalkan surat edaran yang dikeluarkan oleh beberapa oknum pemilik hak ulayat yang telah melakukan pelarangan kegiatan nelayan di Bintuni.

Mengingat surat tersebut dikeluarkan tanpa melibatkan semua keluarga yang memiliki hal ulayat yang meliputi keluarga besar Fimbay,Kemon,Maboro,Manibuy,Masumbau dan Idorway.Sehingga surat tersebut tidak mewakili semua kepentingan keluarga namun hanya untuk kepentingan keluarga dan kepentingan kelompok tertentu.

Untuk itu ditegaskan Rasyid Fimbay,keluarga besar yang hadir dalam musyawarah ini bersepakat memperbolehkan nelayan kembali melaut.Namun dengan ketentuan para nelayan harus memperhatikan hak hak masyarakat pemilik hak ulayat sesuai dengan kesepakatan selama ini sambil menunggu kesepakatan bersama yang akan dibicarakan bersama dalam musyawarah besar adat suku Wamesa.

Dan Poin ketiga adalah menghimbau kepada semua pihak agar tidak mengeluarkan edaran atau keputusan keputusan secara sepihak tanpa melalui musyawarah bersama dengan semua komponen pemilik hak ulayat dalam hal ini keluarga besar Fimbay,Kemon,Maboro,Masumbau,Idorway,Manibuy,Tatiri dan Sumbokof.Hal ini dilakukan agar semua kepentingan keluarga terakomodir kembali.

Demikian kalrifikasi ini dilakukan  untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.Mewakili keluarga besar Fimbay ditandatangani oleh Abdul Rasyid Fimbay.Keluarga besar Manibuy ditandatangani oleh Agus Manibuy,Keluarga Besar Kemon,Maboro,Masumbau,Maboro dan Idorway.Surat klarifikasi ini mengetahui Kepala Suku Besar Wamesa Zakarias Bepradi(…)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *