PMK2 Kampanye Perdana di 16 Posko Pemenangan di Kota Bintuni

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiw.MT dan Matret Kokop SH (PMK2)melakukan kampanye perdananya di 16 posko pemenangan di kota Bintuni,Minggu(4/10/2020).

Dalam kampanye perdana tersebut turut hadir partai pengusung dan para oratornya seperti Partai Golkar Buce Maboro, PDI Perjuangan Robert Manibuy,Dantopan Sarungalo, dan Partai Demokrat Sekretaris DPC Demokrat Teluk Bintuni Sadarudin Rumbara dan Hj Nurdin

Calon Bupati Petrus Kasihiw saat menyampaikan orasinya kepada simpatisan di posko rumah singgah di Kampung Argosigimerai  menegaskan”PMK2 meyakini masyarakat Argosigimerai memberikan dukungan kepada PMK2.

“Dari dulu ini adalah basis kemenangan saya, walaupun yang hadir 50 lebih orang namun yang hadir adalah sesepuh,pemuda dan toko masyarakat,sehingga kami yakini tempat ini akan memberikan dukungan maksimal,”.

Dalam kurun waktu 3,5 tahun ini sudah ada Pembangunan yang dilakukan sehingga kalau ada yang katakana tidak ada Pembangunan,”itu merupakan pembohongan public.Salah satu contoh kecil saja,mereka mengendarai kendaraan di atas dua jalur,Bintuni Merdey dan mengunakan telkemonukasi di daerah gunung ataupun pesisir,berarti apakah mereka tidak menikmati Pembangunan?.

Untuk itu,pembohongan seperti ini harus dilawan,bukan berarti kita hebat,tidak,kita harus jujur mengatakan bahwa ada Pembangunan,”tegas Petrus Kasihiw.

Lebih lanjut,dikatakan Petrus Kasihiw,selalu yang dibicarakan adalah masa kejayaan, yang menjadi pertanyaan masa kejayaan apa?karena 10 tahun lalu masih meninggalkan pekerjaan rumah bagi kami sampai hari ini.Kalau dibilang kejayaan kenapa angka kemiskinan pada tahun 2015 sebesar 36,6 persen tertinggi di Papua Barat,namun di pemerintahan kami sudah menurunkan sampai di posisi 9 dari kab/kota di Papua Barat,maka mari berbicara angka jangan membohongi rakyat.

Berikut, honorer K2 mereka tidak bisa menyelesaikanya,kenapa daerah lain bisa,Bintuni tidak bisa,itu pekerjaan rumah yang ditinggal dan di masa pemerintahan Pit Matret bisa menyelesaikanya.

Berikut lagi pekerjaan rumah yang ditingalkan menurut Petrus Kasihiw adalah 145 kampung pemekaran.Tapi di masa pemerintahan kami,145 kampung persiapan sudah mendapatkan register dari Gubernur,sehingga hak 145 kampung sudah 80 persen tinggal menunggu SK dari Kementerian.

Saya juga sudah mengambil kebijakan dengan menambah dana kampung pemekaran pada APBD 2021.Jadi,ini bukan janji tetapi program mengingat saya masih memilki kewenanangan satu APBD lagi,”terang Petrus Kasihiw.

Untuk itu, mari sampaikan ke keluarga agar pada tanggal 9 Desember 2020 nanti jangan buang suara di sesuatu yang belum pasti,karena nanti sia sia.Ingat tanggal 9 tusuk nomor urut 2,”tutup Bupati(mr/pw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *