Tuntutan Aliansi Bintuni Bergerak akan Dibahas Oleh Komisioner KPU Bintuni

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net – Aliansi Bintuni Bergerak hari ini melakukan demonstrasi damai di Komisi Pemilihan Umum(KPU)Kabupaten Teluk Bintuni meminta pihak KPU tidak bermain main dengan berkas salah satu  bakal calon Bupati.

“Kita cukup mengamati kejadian beberapa waktu lalu terkait salah satu calon,dimana istrinya saat ini lagi mencari kedilan.Ini kan sangat erat dengan keterbukaan dan transparansi atas dokumen pasangan calon yang saat ini tengah berjalan di KPU.

Hal ini ditegaskan Koordinator Aliansi Bintuni Bergerak Yohanis Akwan kepada wartawan usai melakukan kasi damai di depan KPU,Selasa(22/9/2020).

Lebih lanjut,menurut Yohanis Akwan, ada dua tuntutan yang disampaikan kepada pihak KPU,pertama,istri salah satu calon tidak mau dicatut dalam dokumen dokumen dan yang kedua,ia dan anak anaknya tidak mengetahui LHKP yang dimasukan.Karena ini menjadi syarat administrasi public yang harus menjadi transparansi.

Sehingga aksi yang kami buat hari ini menjdi warning kepada penyelenggara untuk sama sama bekerja dengan mempertimbangkan azas transparansi, dan akuntabel agar public menyaksikan tidak ada interfensi interfensi lain.

Nah, tuntutan kami sudah diterima dan KPU akan membahas dalam rapat pleno.Sehingga harapan kami KPU bisa mempertimbangkan dan tidak bermain main karena kami  duga dokumen dokumen tersebut cacat hukum,”kata Yohanis Akwan

Lebih lanjut,dikatakan Yohanis Akwan lagi,mengingat besok(23/9)adalah penetapan,maka tuntutan kami ini harus jadi masukan untuk jadi bahan pertimbangan saat KPU mengumumkan berkas bakal calon menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Seandainya KPU tidak mengindahkan masukan ini,maka kami akan menempuh jalur lain seperti melakukan gugatan ke Bawaslu Kabupaten,Provinsi maupun Bawaslu Pusat.Intinya,bukti kami cukup kuat,sehingga harapan kami azas transparansi dan akuntabel harus dibuka karena kalau ini dipaksakan kami akan datang dengan massa yang lebh besar,”harap Yohanis Akwan.

Sementara,Ketua KPU Teluk Bintuni,Herry Arius Salamahu mengtakan terkait dengan demo tadi,KPU menerimanya.Dan terkait dengan Verifkiasi,KPU sudah melakukan sesuai dengan aturan PKPU.

“Masalah tanggapan sudah berakhir dan setelah berakhir baru mereka datang.Itupun kami tidak bisa layani mereka dimassa berakhirnya tanggapan masyarakat.

Nah,tuntutan yang disampaikan oleh mereka silahkan saja karena semua proses sudah dilakukan sesuai aturan.Namun, kalau mereka tidak puas,bisa memproses ke instansi terkait.

Dalam PKPU tidak mengurus keluarga orang dan terkait istri tidak menyetujui,itu bukan ranahnya KPU,silahkan diproses ke instansi terkait.Karena menurut Salamhu,KPU hanya memproses dokumen pencalonan dan kami sudah lakukan dengan baik.

Namun,KPU sudah menerima tuntutan mereka sehingga kami akan bahas bersama dengan komisioner agar langkah langkah apa yang akan diambil,”tutup Salamahu(TIM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *