Di Kabupaten Teluk Bintuni, Tiga Pasien C-19 Meninggal Karena Ada Penyakit Penyerta

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net- Tiga pasien Covid-19 yang meninggal di RSUD Teluk Bintuni dikarenakan ada penyakit penyerta.

Hal ini ditegaskan Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni,dr.Wiendo kepada pers di group pers stgas Covid-19,Minggu(13/9/2020).

Menurut Wiendo,pasien pertama yang meninggal berusia 52 tahun dari Weriagar. Pasien tersebut kata Wiendo ada penyakit penyerta seperti infeksi paru berat,dan hipertensi belum terkontrol.

Sedangkan pasien kedua berusia 55 tahun berasal dari Distrik Bintuni.Almarhum komplikasi DM yang belum terkontrol,TBC paru dan hipertensi yang belum terkontrol.

Sementara pasien ketiga dari Distrik Manimeri usia 73 tahun ,almarhum berusia lanjut dan dicurigai TBC paru dengan riwayat batuk darah,”kata Wiendo.

Lebih lanjut dijelaskan,untuk pasien Distrik Manimeri dimakamkan di Bumi Saniari. Pasien yang meninggal dari Distrik Bintuni dimakamkan di pemakaman keluarga di Km 3. Sedangkan yang Weriagar dimakamkan di pemamakan khusus Covid-19 di Kilometer 2,”pungkasnya(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *