Resmi Dilaunching, Perusda Siap Samakan 1 Harga BBM Dari Kota Sampai ke Kampung

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net- Kapal tanker Sisar Matiti 01 resmi diresmikan Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw.MT di pelabuhan Bintuni, Selasa(18/8/2020).

Direktur Perusda Maju Mandiri Teluk Bintuni,Markus Samaduda.S.Sos dalam laporanya menjelaskan, Sisar Matiti 01 bertype Self Propeller Oil Barge(SPOB), panjang 29,42 m,lebar 6,50 m.Dengan kecepatan kosong 7 knot/muatan 5,5 knot.Kapal ini dibuat oleh CV Karya Lestari Industri Samarinda.Mulai dikerjakan tanggal 26 Agustus 2019 dan diterima oleh Perusda tanggal 22 Juni 2020 dengan nilai 7 miliar.

“Kapal ini memiliki ijin yang lengkap seperti Ijin Angkut Migas dari BKPM No 05.(ADA,AL)03.24(00.21)0429 berlaku hingga 19 Juni 2024.Ijin Penjualan Migas dan SIUPAL bersama dengan PT Justin Bintang Samudera Mandiri, Ijin niaga umum no. kode izin usaha:05.NW.0321.00.053 dan SIUPAL No AL.001/74/SP_SIUPAL /VI/2020,”.

Sertefikat Pertamina Safety Approval(PSA)berlaku hingga 22 Juli 2021 dengan klasifikasi multi great operation.Sertifikat klasifikasi kapal oleh BKI(Biro Klasifikasi Indonesia). Dan ijin trayek wilayah:Papua,Papua Barat,Maluku,Sulawesi dan Kalimantan,”jelas Max sapaan akrabnya.

Lebih lanjut,menurut Max, saat ini, kapal Sisar Matiti 01 telah memuat solar sebanyak 240 KL yang dibeli dari Parta Niaga, sehingga siap di distribuskan ke Distrik Distrik.

Tujuan Perusda menghadirkan kapal tanker ini adalah untuk memberikan kepastian stok/cadangan BBM untuk wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Pelayanan kepada masyarakat dengan program 1 harga dari kota sampai ke kampung kampung.Dan turut serta dalam bagian usaha atau bisnis di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni dengan men support industry industry yang beroperasi di Teluk Bintuni.

Disisi lain, Perusda juga memiliki target yakni,Pembangunan storage BBM di tingkat Distrik.Pembangunan jety atau dermaga khusus BBM atau SPOB.Pembangunan SPBU Industri dan Pembangunan stroge utama BBM dengan kapasitas: 500 kl untuk solar,100 kl untuk bensin serta 50 kl bagi minyak tanah.

Selain itu juga ,Perusda akan masuk dalam Lingkup melayani kebutuhan BBM dilingkup Pemda Teluk Bintuni,dapat mensuplai BBM ke luar Bintuni dan dengan support Pemda, bisa masuk dalam pelayanan di CSTS,LNG Tangguh dan Genting Oil.

Kami berharap, penambahan modal belanja BBM untuk meningkatkan kapasitas perputaran sebesar Rp 1,5 miliar.Storage atau penampungan BBM di Distrik atau Kampung dengan kapasitas 5 kl sebanyak 24 tanki senilai 1 miliar.Pembangunan dermaga atau jety khusus SPOB/migas dan storage utama untuk solar kapasitas 500 KL dan bensin 100 KL,”harap Max(amir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *