Botai Sebagai Teras Depan Kab Teluk Bintuni Perlahan Mulai Berubah

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net- Perbatasan suatu kabupaten bukanlah halaman belakang rumah,tapi justru harus dianggap sebagai teras, tempat dimana menyambut tamu dan jadi cerminan isi rumah.

Sayangnya, Kampung Botai yang merupakan teras depan Kabupaten Teluk Bintuni yang berbatasan dengan Kabupaten Manokwari Selatan dalam beberapa tahun sebelumnya harus bertatih tatih berjuang dalam upaya menjadi representatif mewakili Kab Teluk Bintuni, seringnya menjadi kampung yang kurang diperhatikan.

Perbatasan suatu daerah menjadi manifestasi utama kedaulatan wilayah atau suatu daerah.Sehingga seyogyanya teras depan harus diperhatikan/dipercantik.

Dibahwah kepemimpinan Ir.Petrus Kasihiw.MT dan Matret Kokop,SH, Kampung Botai mulai diperhatikan dengan sentuhan sentuhan Pembangunan, seperti Pembangunan infrakstruktur perumahan, pendidikan,jalan lingkungan dan air bersih.

Bupati Teluk Bintuni,Ir.Petrus Kasihiw.MT kepada SorotPapua.net mengatakan,ada 30 rumah dibangun di Kampung Botai, rincianya 15 di Kampung Botai Lama dan 15 rumah di Botai Baru.

“Iya 30 rumah ini pembangunanya atas kerjasama dengan Kodam XVIII/Kasuari.Selain rumah, juga dibangun sarana air bersih dan jalan lingkungan. Jadi, 1 paket ini semuanya dibiayai APBD sebesar 7 miliar.

Sebelumnya pemerintah daerah sudah membangun sarana pendidikan dan rumah guru. Semua itu dilakukan untuk merubah Kampung Botai sebagai teras masuk  di Bintuni,tutup Bupati(ped)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *