Hampir Setahun Tidak Ditempat Tugas, 18 Lulusan SD YPPK St Andreas Aroba Mendaftar Tanpa SKHU

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net-  Salah satu Anggota Komisi A DPRD Teluk Bintuni saat melakukan sidak menemukan 18 siswa/i baru lulusan SD St Andreas yang mendaftar di SMP Satap Aroba tidak mengunakan Surat Keterangan Hasil Ujian(SKHU).

“Ya, jadi sidak ini merupakan laporan dari orang tua murid dan dari hasil diskusi saya dengan orang tua murid dan guru, mendapatkan informasi bahwa, ada 18 siswa baru mendaftar tanpa membawa SKHU,”Ujar Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan yang membawahai Dinas Pendidikan,Andreas Nauri kepada SorotPapua.net,Minggu(12/7/2020).

Hal yang sama kata Andreas Nauri,juga ditegaskan oleh salah satu perwakilan orang tua murid Benediktus Kambia,ia menyampaikan agar Kepala Sekolah segera kembali ke tempat tugas untuk menyelesaikan persoalan ini, kalau tidak, selaku orang tua murid dan pemilik tanah adat akan melakukan pemalangan gedung SD sampai persoalan ini selesai.

Lebih lanjut,menurut Andreas Nauri, ternyata persoalan seperti ini sudah berjalan selama tiga tahun ajaran. Dan saat saya bertanya kepada Kepala Sekolah SMP Satap kenapa menerima siswa/i baru tanpa mengunakan SKHU, namun menurutnya, mereka tidak ingin anak yang jadi korban,”ucap Andreas Nauri.

Untuk itu,selaku Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan yang membawahi Dinas Pendidikan meminta Dinas Pendidikan dan pihak Yayasan memanggil Kepala Sekolah segera kembali ke tempat tugas. Kalau hal ini tidak dilakukan, akan melaporkan ke Pimpinan DPRD dan komisi A akan menyurati Dinas untuk bertemu Komisi A,”pungkas Andreas Nauri(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *