Pemkab Teluk Bintuni Berikan BLT Kepada Mahasiswa Diluar Kota Study Bintuni

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net-Akibat Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia, membuat mahasiswa asal Bintuni yang berada di kota kota study tidak bisa pulang.

Melihat hal itu, maka Pemda Teluk Bintuni melalui Bagian Kesra Setda Teluk Bintuni memberikan Bantuan Langsung Tunai(BLT) kepada mahasiswa asal Bintuni yang mengikuti pendidikan diluar Bintuni sebesar 500.000 semenjak bulan Mei 2020

“Bantuan BLT ini kami berikan kepada mahasiswa asal Bintuni yang mengikuti pendidikan di kota study Sorong, Manokwari, Jayapura.Dan juga di kota study di luar Papua diantaranya Ternate, Ambon, Surbaya, Malang, Yogyakarta bahkan  sampai di kota studi Aceh. Selain itu,ada 2 mahasiswa asal Bintuni di negara Sudan yang sudah diberikan BLT sejak April 2020,” Kata Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Kesra Setda Kabupaten Teluk Bintuni Drs. Joseph Jarangga kepada wartawan belum lama ini.

Lebih lanjut, dikatakan Joseph Yarangga,Pemda sudah membantu 162 mahasiswa yang tersebar di kota-kota study.Sedangkan bantuan kedua diberikan kepada 172 orang mahasiswa dan para mahasiswa tersebut sudah menerimanya.

Untuk bulan Juni 2020 kata Joseph Yarangga,sudah diajukan data mahasiswa penerima BLT kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni.Nah, tahapan berikutnya akan diproses oleh BKAD ke Bank Papua agar selanjutnya ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa penerima BLT.

Namun sampai sekarang kami belum bisa mengetahui secara pasti jumlah mahasiswa penerima BLT  di kota-kota study karena menurutnya, data mahasiswa yang baru masuk sebanyak 334 orang dari pengurus asrama mahasiswa asal Bintuni yang ada di kota-kota study, dimana ada 9 kota yang sudah kita rekap nama-nama mahasiswa penerima BLT.

Lanjutnya lagi, pihaknya kesulitan mendata para mahasiswa karena mereka ada yang tinggal terpencar dan bukan di satu lokasi seperti di Riau, Bengkulu dan Aceh sesuai informasi mahasiswa disana.Namun kami terus merekap data dan untuk mempermudah komunikasi dengan para mahasiswa, kami sudah memberikan nomor handpone,” kata Joseph Yarangga

Ia menambahkan,bantuan BLT akibat Covid-19 diberikan bagi mahasiswa semester I dan semester akhir di kota-kota study diluar Bintuni yang terjebak  akibat pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa pulang ke Bintuni dan sementara waktu tidak bisa kuliah karena kesulitan dengan biaya hidup.Sedangkan mahasiswa yang ada di Bintuni tidak diberikan.

Oleh karena itu kami berharap, mahasiswa yang ada kota study diluar Bintuni harus mereka memiliki data yang valid dan akurat dan benar agar kami tidak kesulitan menyalurkan bantuan BLT.Dengan adanya Corona ini,memberikan pengalaman yang baik agar data data di teman teman penggurus mahasiswa diluar Bitnuni lebih valid dan kaurat,”harap Joseph Yarangga(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *