Ketua MRPB,Penanganan C-19 di Teluk Bintuni Jadi Contoh Bagi Seluruh Kab/Kota di Papua Barat

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net- Ketua MRP Papua Barat, Maxsi Nelson Ahoren mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam penanganan Covid-19.

“Atas nama Majelis Rakyat Papua mengapresiasi Bupati Teluk Bintuni, sehingga cara penanganan Covid-19 di Teluk Bintuni menjadi contoh bagi seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat,”

Langkah yang diambil Bupati dan didukung oleh semua masyarakat dan para tenaga medis merupakan langkah yang luar biasa,”ucap maxi Ahoren Saat meninjau Kampung Masina sebagai tempat karantina ODP dan PDP,Minggu(28/6/2020).

Lebih lanjut, disebutkan Maxi Ahoren,ia sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada Bupati karena betul betul melindungi dan menjaga masyarakat Teluk Bintuni dari virus corona.

Pada saat covid-19 mulai menyebar di Papua Bara sekitar 4 bulan lalu, Bintuni masuk dalam zona merah. Dan pada saat itu, kami prediksi Bintuni sangat rawan tapi terbukti apa yang diprediksikan tidak terbukti, karena beberapa hari lalu Bintuni sudah bebas dari Covid-19 100 persen,”ucap maxsi Ahoren

Untuk itu, tren baik ini perlu dijaga, karena jangan sampai terjadi gelombang kedua akibat dari dibukanya karantina wilayah. Sehingga mari sama sama menjaga agar penyebaran virus ini jangan terjadi lagi.

Kami juga sudah pernah menyampaikan di media massa bahwa, kita harus belajar dari Bintuni, dimana, daerah tersebut melakukan penanganan Covid-19 dengan baik. Dan semua kabupaten /kota kalau melakukan dengan baik, pasti akan terjadi hal yang sama dengan Kabupaten Teluk Bintuni.

Apalagi kata Maxsi Ahoren, dalam pemotongan anggaran covid-19 oleh kabupaten/kota di Papua Barat, Teluk Bintuni melakukanya dengan sangat baik untuk penanganan Covid-19,”tutup Maxi Ahoren

Dari data media ini, kasus psaien positif Covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni berjumlah 50 orang, tapi dengan sembuhnya 1 pasien terakhir beberapa hari, maka pasien C-19 di Bintuni sembuh 100 persen(amir)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *