Ketua YLBH Sisar Matiti,Yohanes Akwan

Pansel Diminta Gugurkan Calon Jalur Pengangkatan DPRPB Jalur Otsus Yang Lanjut Usia

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net- Tokoh Pemuda Papua Barat, Yohanes Akwan meminta panitia calon jalur pengangkatan DPR PB untuk mengugurkan calon yang sudah lanjut usia.

“Salah satu calon yang diduga telah melampawi batas usia yakni,AS. Diduga bakal calon tersebut tidak memenuhi syarat umum dan khusus tapi panja sengaja meloloskannya. Bukti usianya sudah melewati ketentuan sebagaimana tertera dalam identitas Kartu Tanda Penduduknya,”

Dalam KTP nya kata Anis Akwan sapaan akrabnya, tertera tanggal lahir 19 Agustus tahun 1959,sehingga usia yang bersangkutan sudah melebihi. Usianya 60 tahun 8 bulan,dimana saat musyawarah adat suku Maybrat tanggal 3 Desember 2019 yang bersangkutan  usianya lebih 5 bulan berdasarkan ketentuan sebagaimana Perdasus Nomor 4 Tahun 2019, tentang pengisian anggota DPR Papua Barat, dalam kerangka jalur Otsus,”tegas Anis Akwan, kepada SorotPapua.net,Minggu(28/6/2020)

“Lebih lanjut ditegskan,,jelas-jelas bermasalah, bahkan telah menimbulkan polemik dan beragam tanggapan public. Terbukti,banyak pengaduan masyarakat ke Pansel, Kesbangpol Provinsi dan MRPB yang tidak terima hasil kerja panja sehingga dianggap bermasalah dan cacat hukum.

Kami berharap digugurkan    dan Pansel perlu memperhatikan syarat umum seperti Surat SKCK, Surat Keterangan berbadan sehat dari yang bersagkutan karena diduga sudah kadaluarsa.Dan harapan kami juga,Pansel harus cermat dalam hal ini agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,”harap Anis Akwan

Disisi lain, kami memberikan apresiasi dan mendukung penuh setiap tahapan seleksi calon DPRD OTSUS yang sedang dilaksanakan oleh pansel. Oleh karena itu, diharapkan sekali lagi  agar pansel sebagai eksekutor terakhir benar-benar bekerja independen, objektif, jujur, transparan dan profesional dengan berpedoman penuh pada ketentuan aturan yang tertuang dalam perdasus Provinsi Papua Barat.

Sehingga hasil calon anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan benar-benar memenuhi standar aturan khusus dan umum serta memiliki kemampuan ,berkualitas, kapabilitas dan moralitas yang baik.

“Untuk itu, kami merekomendasikan calon yang diduga bermasalah ini(AS) dalam penentuan kelulusan nanti demi keadilan dan kebenaran agar di gugurkan oleh Pansel. Karena minimum 30 tahun dan maksimum 60 tahun berdasarkan pada Perdasus Nomor 4 Tahun 2019 tentang tata cara dan mekanisme pemilihan calon DPRPB melalui mekanisme pengangkatan periode 2019 – 2024,”pungkas Anis Akwan(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *