Ketua MUI dan GKI Menilai, 4 Tahun Kepemimpinan Pit Matret, Dampak Positif Dirasakan Lembaga Keagamaan

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net-Tanggal 17 Juni 2020 nanti, Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT dan Matret Kokop,SH genap 4 tahun menakhodai tanah Sisar Matiti.

Sudah tiga tahun anggaran telah dijalankan, yakni anggaran 2017 – 2019. Sedangkan tahun 2020 saat ini lagi dalam proses pembangunan melalui program program mereka. Namun, 2020 ini merupakan tahun yang sulit karena dunia dan secara khusus di Kabupaten Teluk Bintuni mengalami pandemi Covid-19.

Ketua GKI Kabupaten Teluk Bintuni, Pdt.Steven.Y.A.Awi. SPD mengungkapkan, perjalanan Bupati dan Wakil Bupati selama 4 tahun ini menurut pandangan kami sangat memberikan dampak positif.

“Mereka hadir sebagai wakil public yang menunjukan dedikasi, pengabdian bagi bangsa dan masyarakat Teluk Bintuni. Secara khusus dari lembaga keagamaan,kami betul betul merasakan perhatian yang serius selama 4 tahun ini oleh kedua anak Tuhan tersebut,”ucap Steven Awi

Lebih lanjut, menurutnya, banyak bangunan Gereja dan Pastori mendapat bantuan dan  kami sudah rasakan. Sehingga atas nama Badan Pekerja Klasis mengucapkan banyak terima kasih atas kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.

Untuk itu, program pembangunan yang dijalankan pemerintah, tentu didukung oleh agama dan masyarakat adat. Sehingga tiga tungku harus sejalan dan sejiwa dalam rangka mendukung pemerintahan ini.Dengan begitu, pembangunan yang dilakukan betul betul nampak dan dalam hubungan yang harmonis.

Harapan kami, banyak hal yang harus dibuat pemerintah, karena masyarakat membutuhkan sentuhan, baik di pesisir, kota dan pegunungan.Memang apa yang dilakukan oleh pemerintah sudah dirasakan, tapi harus terus dilakukan sehingga cita cita bersama dapat terwujud,”harap Steven Awi.

Sementara itu,Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI)Kabupaten Teluk Bintuni,Ahmad Subuh Refideso, memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, tentu apresiasi ini dilihat dari berbagai pembangunan, terutama pembangunan manusia,.

“Hanya dalam 4 tahun, sudah ada perubahan perubahan yang dirasakan terutama bidang keagamaan, baik Masjid dan Mushola. Kalau dilihat di kota Bintuni dan Manimeri, banyak Masjid sudah mengalami perubahan, tentu, ini hal yang baik bagi kami,”ujar Ahmad Subuh

Menurutnya, komunikasi antara komunitas keagamaan juga tetap terbangun dengan baik. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya Bupati dan Wakil Bupati mengunjungi Masjid dan ormas ormas Islam. Artinya, komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun daerah ini cukup nyata.

Sampai hari ini, sentuhan sentuhan mereka berdua kepada Umat Islam sangat kami rasakan walaupun ditengah kesibukan mereka tapi masih meluangkan waktu untuk melakukan silaturahmi, baik secara formal dan non formal.

Untuk itu, perlu dukungan dari MUI dan ormas Islam lainya dalam mendukung program Pembangunan.Secara institusi, MUI sampai saat ini masih membangun komunikasi yang baik dengan Bupati dan Wakil Bupati dalam rangka Pembangunan kerohanian.

Bagi umat Muslim, mari dukung Pembangunan di daerah ini dengan profesi kita masing masing. Karena menurut Ahmad Subuh, walaupun pemerintah sudah maksimal membangun daerah ini tapi kalau tidak ada dukungan dan partisipasi dari umat Muslim, maka terkesan Pembangunan pinsang. Maka perlu ada akselerasi antara semua pihak agar bisa sejalan seiring dan seirama sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,”pungkas Ahmad Subuh(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *