4 Tahun Kepemimpinan Pit Matret, Sudah Keberhasilan Yang Dilakukan

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net-Kepala Bapelitbangda Kabupaten Teluk Bintuni,DR Alimudin menengaskan,4 tahun uisa Pit Matret, sudah banyak keberhasilan yang dilakukan.

Dalam misinya, mewujudkan Pembangunan yang maju, produktif dan berdaya saing. Kemdudian dijabarkan dalam 6 misi dan dijabarkan dalam 9 agenda Pembangunan.Dari 9 agenda Pembangunan ini, kemudian dijabarkan lagi dalam 35 program prioritas kepala daerah sebagai Meijer projek dibidang SDM, infrakstruktur dan ekonomi.

Dari 35 program, 9 agenda Pembangunan dan 6 misi Pembangunan yang dilakukan dalam kurun waktu ini, sudah banyak kemajuan diberbagai bidang. Indikator indikaor ini bisa dilihat dari,indokator makrinya, pertama,sejak 2016 angka kemiskinan masih tinggi, karena wilayah Bintuni terluas di Papua Barat, namun saat ini angka kemsikinan 30,57 persen,artinya target Bupati dan Wakil Bupati sampai 2021 adalah 30 persen. Capaian cukup baik dalam dokumen RPJMD.Indikator makro ini capaian baik dalam pemerintahan sekarang.

Demikian angka pengangguran, dimana, saat ini angka pengaguran 5,93 persen, ada penurunan dari angka 6,87 persen di tahun 2016.Ini semua karena ada pengembangan SDM yang dilakukan selama kurang lebih 4 tahun ini.Salah satu yang dibanggakan untuk mencetak SDM adalah P2TIM.

Ada juga program kerjasama antara BP Tangguh, Petrotekno dan Pemda, dimana ada 120 anak yang dididik di pusat pelatihan Petrotekno di Ciloto. Beberpa diantaranya sudah bekerja sebagai operator di LNG Tangguh, belim lagi 1,000 lebih anak anak kita yang belajar di 24 kota study. Ini mendandakan bahwa, pemda memberikan perhatian kepada SDM.

Program lainya, padat karya yang mengalokasikan 1 miliar per-Distrik. Sehingga program ini mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan afek ekonomi kepada masyarakat.

Bidang keagamaan, hampir semua Pembangunan sarana sarana ibadah di Bintuni dibiayai oleh APBD dan nilainya sangat besar. Dengan harapan agar umat bisa menjalankan ibadah dengan baik.

Selain itu, ada Pembangunan di sector pertanian yang berbasis sub kampung.Program ini sudah berjalan di tahun 2019, dan semoga virus corona ini cepat selesai, sehingga tahun 2020 program ini dijalankan agar memberikan efek ekonomi yang baik kepada masyarakat.

Harapan kita, tahun ini proyek puat pengembangan argobisnis bisa rampung tahun ini, sehingga menjadi pusat pelatihan, pengembangan, pembibitan dan dan pendidikan yang berbasis argobisnis dan akan menajdi wisata argobisnis.

Bidang infrakstruktur dasar, ada 13 ruas jalan yang dibangun untuk menghubungkan konektifitas. Ruas jalan Yakora Arandai tersambung walaupun belum fungsional. Ruas jalan kilometer 14  Taroi, ruas Paranoto Dataran Beimes, Pranoto Rijak, Rijak Bina Desa. Termasuk ruas jalan pesisir,yakni Tofoi Saenga, Saenga Onar, Yaru Aroba, Pesisir lama Babo dan ruas ruas lainya. Juga ruas arteri, SP 4 SP 5 yang ditingkatkan jadi dua jalur. Mudah mudahan pembangunanya sampai di perkantoran.

Bupati juga berkomitmen membangun kawasan industry.Disana ada train 3, pengembangan blok kasuri dan Pembangunan kawasan industri yang akan diikuti oleh politeknik industri.Kita juga sudah serahkan uang ketuk pintu, sehingga harapan kita tahun pengadaan lahan selesai.

Beberpa indicator indicator tersebut tersebut terus bergerak, termasuk indeks manusia di angka 64. Dan masih banyak indicator yang naiknya cukup signifikan sesuai target dokumen RPJMD 2016- 2021.

Oleh karena itu, di usia ke-17 tahun ini, merupakan sebuah keberhasilan yang diraih bersama sama melalui sinergi antara pemerintah, TNNI/Polri,lembaga agama, masyarakat adat,DPRD dan lembaga lembaga lainya(pw)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *