Pemkab Fakfak Diharapkan Mengijinkan 3 Distrik di Teluk Bintuni Belanja BBM dan Bama di Fakfak

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net-Akibat Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak, tiga Distrik di Kabupaten Teluk Bintuni yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Fakfak kesulitan membeli BBM dan bahan makanan.

“Untuk saat ini tiga Distrik diperbatasan dengan Fakfak seperti Distrik Aroba,Sumuri dan Fafurwar kesulitan memasok Bahan Bakar Minyak(BBM) dan bahan makanan dari kabupaten Fakfak.”Ujar Anggota DPRD Teluk Bintuni, Andreas Nauri kepada SorotPapua.net via whatsapp, Rabu(20/5/2020).

Lebih lanjut,dikatakan Andreas Nauri, padahal, selama ini kabupaten Teluk Bintuni melalui tim satgas menjalin kerjasama yang baik dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak terkait pengiriman sampel milik mereka(Fakfak)melalui Bintuni-Manokwari-Makassar.

“Untuk itu, kami berharap pemkab Fakfak memberikan kebijakan kepada masyarakat di tiga Distrik tersebut untuk memasok BBM dan Bama dari Kabupaten Fakfak,”ucap Andreas Nauri

Karena menurut Andreas Nauri, ini terkait perut(makan-red). Kalau masalah ini sampai berlarut larut,takutnya berimbas ke konflik social antara masyarakat

Sehingga kami harapkan koordinasi yang baik antara Pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni dengan Kabupaten Fakfak terkait persoalan ini,”Andreas Nauri.

Sementara, dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Fakfak Nomor 57/GUGUS//COV/FF/VV/2020 terkait upaya untuk memantau masuk keluar orang dan barang, yang melintasi Distrik pada daerah perbatasan antar kabupaten serta pencegahan Corona di Kabupaten Fakfak, maka dipandang perlu diatur mekanisme pelaksanaanya dengan memperhatikan hal hal sebagai beriku:

  1. Portal di Distrik perbatasan akan ditutup selama Pandemi Covid-19
  2. Semua masyarakat di kampung kampung pada Distrik tetangga yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Fakfak tidak di perkenankan masuk melintasi kabupaten Fakfak
  3. Setiap orang dari kabupaten tetangga yang masuk ke kabupaten Fakfak dalam rangka urusan penting/mendesak sebagaimana diatur dalam PM 25 Tahun 2020 dan Surat Gugus Tugas Provinsi Papua Barat tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan urusan penting/urgen mendesak,selain melengkapi presyaratan sebagainana diatur dalam aturan tersebut juga wajib melaporkan diri di pos pemantauan di Distrik dengan membawa data diri yaitu
  4. KTP yang bersangkutan dan diwajibkan memiliki KTP Papua Barat
  5. Surat keterangan sehat dari Instansi yang menangani didaerah asal dan mendapatkan rekomondasi/persetujuan terima dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni
  6. Pendistribusian BBM dan logistic lainya untuk masing masing Distrik di wilayah perbatasan, wajib membawa surat dari Dinas Perindustrian dan Perdaganggan Kabupaten Fakfak yang isinya tercantum jenis dan jumlah barang yang dibawah
  7. Pembongkaran distribusi BBM dan logistic dilakukan di Pos Penjagaan Distrik dan tidak diantarkan sampai di tujuan/wilayah kabupaten lain

(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *