Satgas Covid-19 ,RSUD, Dinkes dan IDI Teluk Bintuni Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Keluarga Ny SHS

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net– Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Rumah Sakit Daerah, Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia(IDI)Kabupaten Teluk Bintuni menyampaikan permohonan maaf bila selama melakukan pemeriksaan, perawatan dan berpulangnya Ny.SHS terdapat hal hal yang menyebabkan ketidaknyamanan atau kekecewaan bagi pihak keluarga,

Berdasarkan hasil PCR yang pertama dari BBLK Makassar tanggal 30 April 2020, diadaptkan hasil PCR Ny.SHS (73 tahun) adalah negetif, maka Ny.SHS dinyatakan tidak terkonfirmasi positif Covid-19,

Terkait identitas Ny.SHS yang muncul di masyarakat dan media social adalah hal yang melanggar hak kerahasiaan pasien dan dilakukan oleh orang yang tidak bertangung jawab.

Hal ini mendorong jajaran kesehatan dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama IDI Teluk Bintuni untuk melakukan penguatan pengawasan terhadap penjagaan kerahasiaan pasien dan penegasan sanksi bilamana ditemukan oknum yang tidak menjaga kerahasiaan identitas pasien,

Pemahaman terkait tata laksana Covid-19 di jajaran petugas kesehatan dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 perlu ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan(diklat) yang berkelanjutan

Stigmatisasi terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 atau terduga Covid-19 beserta keluarganya adalah hal yang salah sehingga diperlukan upaya yang lebih keras untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai Covid-19 terhadap masyarakat

Demikian pernyataan bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Dinas Kesehatan, RSUD dan IDI Kabupaten Teluk Bintuni. Bersama ini kami berharap agar stigmatisasi terhadap keluarga besar Ny.SHS tidak terjadi lagi,sekali lagi menyampaikan permohonan maaf untuk segala kekecewaan yang dialami keluarga dan menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya Ny.SHS. Semoga keluarga diberikan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Surat pernyataan bersama ini dikeluarkan di Bintuni tanggal 5 Mei 2020. Yang menandatangani surat pernyataan tersebut diantaranya, Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Teluk Bintuni, Gustaf Manuputti.S.Sos.MM.

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Franki D. Mobilala,SKM.M.Kes. Direktur RSUD Teluk Bintuni, Dr.Eka W.Suradji.PhD. Ketua IDI Teluk Bintuni,Dr.Jemi Tubung,M.Biomed,Sp.PD. Dan tembusan kepada Bupati Teluk Bintuni, Kajari Teluk Bintuni, Kapolres Teluk Bintuni, Dandim Teluk Bintuni dan Pimpinan DPRD Teluk Bintuni(..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *