Pemda Teluk Bintuni akan Menjamin Pangan Masyarakat Selama Massa Tanggap Daruruat Corona

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net – Bupati Teluk Bintuni, Ir,Petrus Kasihiw.MT menegaskan, “ kemarin ia sudah menginstruksikan Asisten II untuk mengumpulkan OPD OPD yang memiliki tugas utamanya dalam monitoring stok ketahanan pangan. Dan menurut hasil laporan yang saya terima, dari Dinas Ketahanan Pangan mengatakan bahwa stok bahan pokok sampai 3 bulan kedepan tersedia.

Namun karena kita masih dalam tanggap darurat, maka hari ini saya dan TAPD serta OPD teknis terkait melakukan rapat koordinasi. Rapat hari ini intinya rencana akan melakukan realokasi anggaran APBD 2020 untuk penanganan covid-19.

Dalam rapat hari ini kata Bupati, disepakati akan dilakukan langkah langkah antisipatif sebagai berikut: Pertama, pemerintah akan merefisi APBD tahun 2020 bagi kebutuhan mendesak seperti tugas satgas covid-19. Kedua, pemerintah akan menyiapkan tim dengan SK bupati dalam rangka melakukan persiapan menjamin kehidupan social(pangan-red) masyarakat.

Nah, karena dampak dari corona ini maka kita sudah buat surat edaran kepada masyarakat agar tingal di rumah, maka otomatis mereka tidak bekerja. Untuk itu, pemkab mengantisipasi hal itu dengan melakukan pengadaan bahan bahan pokok bagi masyarakat.

Kita juga melihat bahwa, situasi ini berjalan lebih dari waktu yang kita tetapkan, maka otomatis ekonomi akan statnan atau sampai lumpuh.Oleh karena itu, maka pemerintah juga akan memberikan perhatian kepada dunia usaha, teruma usaha masyarakat. Jadi, semacam kebijakan kebijakan insentif yang diberikan seperti keringanan dalam usaha kecil menengah, ini yang akan didorong dalam skema skema bantuan di bank.

Bahkan, pemkab akan memberikan bantuan langsung tunai(uang tunai-red) kepada  kurang sejahtera. Pada intinya, kami dan seluruh jajaran bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, pemerintah menjamin keselamatan masyarakat dari virus ini dan menjamin kebutuhan masyarakat di masa darurat corona ini.Rapat berikut akan melibatkan para Kepala Distrik karena mereka yang bertanggungjawab terhadap wilayahnya masing masing dan semua alokasi anggaran melalui para Kepala Distrik

Saya sudah perintahkan tim anggaran agar pos anggaran seperti perjalanan keluar daerah dipangkas. Rapat korodinasi,diklat dan Bimtek Bimtek yang tidak sesuai dengan kebutuhan mendasar akan direvisi. Bahkan mungkin dana KPU, Bawaslu dan pihak Keamanan  tersebut seandainya Pilkada ditunda oleh pemerintah pusat maka, dana itu dioptimalkan untuk kebutuhan ini. Sehingga kami belum bisa memastikan besaran anggaran yang diperlukan dalam masa masa tangap darurat covid-19 ini.Namun, sesuai dengan kebutuhan dan kita siap.

Harapan saya, masyarakat jangan panic, pemerintah tetap memberikan perhatian. Intinya ikuti anjuran pemerintah, tingal saja dirumah.

Terkait dengan rentan waktu kebutuhan mayarakat, kita masih butuh waktu dua minggu kedepan. Terkait dengan tugas satgas covid-19 yang mendesat,kita sudah relokasikan anggaran untuk mereka termasuk dengan regulasi regulasinya.Intinya, kita menutup semua pintu pintu masuk sehingga mencegah virus berbahaya tersebut.

Oleh karena itu sekali lagi kami minta kerjasamanya dari semua pihak, baik dunia usaha, tokoh masyarakat, perempuan,agama, pemuda dan adat dalam penaggulangan bencana ini,”(pw)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *