Pemprov Maluku Tiru Cara Penyiapan SDM di P2TIM Kabupaten Teluk Bintuni

Bagikan berita ini

Bintuni,SorotPapua.net – Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas(P2TIM) adalah sebuah lembaga yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bekerjasama dengan Petrotekno Technical School.

 

Pembukaan pusat pelatihan ini adalah sebuah strategi Pemkab Teluk Bintuni dibawah kepemimpinan Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT dan Wakil Bupati Matret Kokop,SH guna menyiapkan tenaga kerja yang mampu bekerja di bidang migas dan kimia.

 

Pusat pelatihan ini berstandar internasional dan merupakan yang terbesar dan satu satunya di kawasan Indonesia Timur.

 

P2TIM sudah menghasilkan ratusan tenaga kerja handal dibidang migas sehingga  gaungnya sudah dikenal banyak daerah di Indonesia. Ini bisa terlihat saat Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar melakukan kunjungan ke Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas(P2TIM), Kamis(20/2/2020)

 

Ketua Tim Rombongan Pemrov Maluku, Dra Farida Salampessy M.Si mengatakan, study banding ke P2TIM untuk melihat langsung kerjasama yang sudah dilakukan oleh Pemda Teluk Bintuni dan Petro Techno dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang migas, sehingga akan kami jajaki dalam menyongsong Pembangunan Perusahaan Gas di Blok Masela.

 

” Yang juga kebetulan Petro Techno sudah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Teluk Bintuni dan terbukti telah menghasilkan tenaga terampil yang sebagian besar sudah bekerja di Perusahaan LNG Tangguh juga di Perusahaan lain yang ada di Indonesia, jadi intinya kami datang ke sini untuk melihat hal – hal positif yang dilaksanakan oleh Perusahaan Petro Techno dan Pemda Teluk Bintuni tentang bagaimana membangun sumber daya manusia yang terampil dan berskill tinggi, untuk kemudian bisa kami laporkan kepada Pimpinan dan di tindak lanjuti ” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Maluku.

 

Kutipan dari ( Jakarta, CNN Indonesia ) bahwa Presiden Joko Widodo menyebut Proyek Pengembangan Lapangan hulu minyak dan gas ( Migas ) abadi blok Masela bisa membuka lapangan kerja bagi ratusan ribu orang, menurut Kepala Negara, Blok Masela merupakan Investasi yang besar dan memiliki dampak luas bagi ekonomi masyarakat.

 

Di tempat yang sama Direktur Petro Techno, Hendra Pribadi mengatakan ” tentunya kami senang sekali bisa menunjukkan apa yang pernah kita persentasikan sebelumnya ke Pemda Maluku termasuk juga di Kepulauan Tanimbar, saya berharap apa yang kita tunjukkan ke mereka hari ini bisa menjadi bekal untuk menjadi pembelajaran kepada Pemda Maluku maupun Pemda Kepulauan Tanimbar,  sehingga penyiapan SDM sebelum projek Blok Masela di mulai itu bisa di lakukan sedini mungkin, sehingga mereka tidak ketinggalan kesempatan ” papar Hendra.

 

Lebih lanjut Hendra menjelaskan ” selain Workshop dan penyiapan asrama siswa kami juga menunjukkan kegiatan Perkebunan atau pertanian yang sudah kita jalankan saat ini, dan yang lebih penting lagi kita jangan menunda – nunda kesempatan ini sebab potensi SDM yang di hasilkan jika Projek ini berjalan maka dapat membantu Masyarakat lokal juga lainya untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut ” ungkapnya.

 

Dalam diskusi Tim Maluku dan Tanimbar bersama Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw MT, menyampaikan ” ucapan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa dan terima kasih banyak kepada Tim yang telah datang ke tempat kami guna untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan serta proses – proses lainya tentang Pusat Pelatihan Tehnik Industri Migas ( P2TIM ) Teluk Bintuni, yang pasti jika ingin merubah manusia pada kehidupan kesejahteraan yang layak maka kesempatan yang ada di depan mata dan di dukung oleh sumber daya alam yang memadai, saya rasa pasti berhasil, tentunya dengan melalui berbagai tahapan – tahapan serta proses – proses penting yang harus di lakukan ” tutup Bupati Teluk Bintuni. ( Humas & Protokoler )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *