Bupati Serahkan Sertifikat Tanah Bagi Masyarakat Kampung Tolak, Wesiri dan Deima Kali Biru

Bagikan berita ini

 

Bintuni,SorotPapua.net – Saat ini, pengurusan sertifikat tanah tidak sulit lagi dan ini merupakan kegiatan pemerintah pusat secara gratis, namun tidak terlepas dari program daerah, dimana daerah yang menguslkan. Kemudian pusat mengalokasikan ke daerah.

 

Perlu diketahui bahwa, selama kepemimpinan Bupati saat ini yang sudah memasuki 3 tahun lebih, sudah kurang lebih 4000 ribuan. Sementara sejak Bintuni masih bergabung dengan Manokwari dan dimekarkan, rata rata hanya ratusan sertifikat yang dikeluarkan. Artinya rata rata dalam tiga tahun lebih ini, sekitar 1000 lebih sertifikat dikeluarkan.

 

Kemudian pengakuan pemerintah terhadap asetnya sangat luar biasa. Aset asset yang dimiliki pemerintah dan masyarakat sangat luar biasa dalam kurun waktu 3 tahun lebih ini. Ini harus saya katakana agar masyarakat mengetahui bahwa, pemerintah ada.

 

Tahun ini mensertifikatkan 524 terdiri dari, Kampung Wesiri 202 bidang tanah, Deima Kali Biru 238 dan Kampung Tolak 84 bidang tanah.

 

Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw.MT mengungkapkan, kita harus berterima kasih kepada Presiden, karena ini merupakan visi misinya yang mendorong Menteri, Gubernur dan Bupati/Walikota agar segera melakukan proses pendaftaran terhadap tanah berupa pribadi atau komunal.

 

Selain itu, tanah milik pemerintah juga. Makanya KPK terus mengejar kami agar segera di daftar, karena kalau belum ada sertifikat tanah, berarti belum sah. Sehingga kami bekerjasama dengan BPN untuk seluruh tanah tanah milik Pemda segera disertifikatkan.

 

Ada hak komunal yang juga sudah didaftarkan seperti di Distrik Sumuri yang didaftarkan dan dipetakan.

 

Mudah mudahan dengan sertifikat ini memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat. Hak sudah pasti karena Negara menjamin atas tanah tanah masyarat penerima sertifikat(pw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *